Keluarga Partahi Tidak Akan Tuntut Virginia Tech
Minggu, 22 Apr 2007 12:45 WIB
Jakarta - Meski sedih dan sangat kehilangan, keluarga besar Partahi Mamora Halomoan Lumbatoruan mengaku tidak akan menuntut pihak kampus Virginia Tech.Mereka menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus penembakan terhadap alamarhum Partahi kepada pemerintah Indonesia.Partahi menjadi salah satu dari 32 korban penembakan brutal mahasiswa asal Korsel, Cho Seung-Hui, di Universitas Virginia Tech, AS, pada 16 April 2007."Itu urusan negara. Kita keluarga nggak mau turut campur," kata paman Partahi, Richard Panjaitan di sela-sela kebaktian di Aula Serbaguna Jatinegara Kaum, jalan Markas Komando, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (22/4/2007).Ditambahkan Richard, kematian keponakannya itu merupakan kehendak Tuhan. "Ini merupakan rancangan Tuhan yang harus terjadi," yakinnya.Hal yang sama diungkapkan kakak Partahi, Bindu Hasudungan. "Itu belum kita pikirkan, sekarang masih dalam suasana duka," ujarnya.
(bal/sss)










































