Anak Jalanan Tuntut Koruptor Perusak Bumi Digantung
Minggu, 22 Apr 2007 12:34 WIB
Jakarta - Menjadi anak jalanan bukan berarti tak punya kepedulian. Kerusakan Bumi yang semakin parah menjadi perhatian mereka. Para koruptor perusak Bumi pun dituntut hukuman gantung.Kepedulian mereka yang tergabung dalam Persaudaraan Anak Jalanan Indonesia (Panji) ini dituangkan dalam aksi seni teatrikal di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (22/4/2007). Aksi ini bertepatan dengan hari ulang tahun Bumi.Sekitar 25 anak jalanan berpakaian hitam melakukan pantomim. Salah satu anak jalanan yang menjadi koruptor membawa kantong uang.Tiba-tiba dia ditarik puluhan orang dan diseret ke algojo berpakaian jubah coklat yang membawa godam dan kayu. Algojo itu lalu membawa ke tiang gantungan dengan diiringi musik.Mereka kemudian memekikkan yel-yel, "Gantung koruptor dalam rangka hari Bumi ini."Panji kemudian menyampaikan deklarasi untuk Bumi yang isinya mengimbau agar seluruh penghuni bumi menanam pohon agar tak cepat mati."Kami tak rela bumi ini meleleh keriput dan terbakar," ujar Sekjen Panji Edy Monotsky dalam orasinya.Setelah menggelar aksi seni teatrikal, Panji membagi-bagikan bibit pohon kepada para pengguna jalan yang melintas. Mereka lalu membubarkan diri dengan tertib.
(arn/sss)











































