SBY Bantah Dirinya Penakut
Minggu, 22 Apr 2007 11:09 WIB
Jakarta - Kesan penakut, ragu-ragu dan tidak tegas sering ditudingkan beberapa pihak pada Presiden SBY. Tudingan tersebut dibenarkan sekaligus dibantah oleh Presiden SBY."Memang saya takut, saya takut melanggar larangan Allah, melanggar konstitusi dan mengambil keputusan tidak adil," kata SBY dalam ceramahnya pada pengajian di majelis ta'lim di Yayasan Islamic Center, Kwitiang jalan Kramat Jakarta Pusat, Minggu (22/4/2007).Menurut SBY, selaku pemimpin yang tengah mengemban amanat rakyat, dirinya tidak bisa begitu saja mengambil keputusan atau tindakan tanpa berpikir panjang. Karena, apa pun yang diputuskannya akan berakibat pada seluruh rakyat Indonesia di masa mendatang. "Tidak boleh seorang peminmpin mempermainkan Undang-Undang, ketentuan atau konstitusi dalam melakukan sesuatu," ujar SBY.Sebaliknya, dalam upaya peningjkatan kesejahteraan rakyat, presiden menegaskan dirinya tidak punya keraguan apa pun. Ia juga tidak takut pada pada pun dalam penegakan hukum dan perlakuan yang adil bagi seluruh bangsa Indonesia."Saya tidak pernah takut menindak koruptor, tidak ada ketakutan saya melunasi IMF, karena ini perjuangan keadilan untuk masa depan," pungkasnya.
(anw/ana)











































