Korban Luapan Bengawan Solo Menjerit Minta Bantuan

Korban Luapan Bengawan Solo Menjerit Minta Bantuan

- detikNews
Minggu, 22 Apr 2007 10:05 WIB
Bojonegoro - Korban banjir luapan Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro mulai merasakan kelaparan. Mereka menjerit dan mengharapkan bantuan segera dari pemerintah.Kesulitan memasak adalah keluhan utama ratusan warga yang sebagian besar mengungsi di tanggul maupun di tempat fasilitas umum seperti mushola maupun balai desa. Tenda untuk berlindung dan selimut juga kurang memadai.Solikin, salah satu warga Ledok Kulon Kecamatan Kota Bojonegoro, mengaku yang dibutuhkan warga saat ini adalah dapur umum, tenda serta selimut."Kasihan anak-anak kedinginan. Kalau ada makanan siap makan kita sangat berterima kasih," kata Solikin yang bertempat tinggal Desa Ledok Wetan kepada detikcom, Minggu (22/4/2007).Kebutuhan lain yang dibutuhkan pengungsi adalah obat-obatan. Terjadinya banjir kiriman dari hulu Bengawan Solo dikhawatirkan akan menimbulkan beragam penyakit seperti diare, gatal maupun penyakit lainnya."Selain makanan, obat-obatan sangat berguna bagi kami. Kalau banjir ini surutnya cepat, tetap akan meninggalkan penyakit," cerita teman Solikin di pengungsian, Parot.Yang menyedihkan, hingga pukul 10.00 WIB belum ada tanda-tanda bantuan pemerintah setempat akan tiba di tempat pengungsian korban banjir luapan Sungai Bengawan Solo tersebut.Rupanya, bantuan baru akan dikirim oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro jika ada permintaan dari korban banjir. Hal tersebut ditegaskan oleh Koordinator Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Pemkab Bojonegoro Pujiono."Sampai sekarang kita belum ada laporan permintaan. Kalau ada akan kita kirim. Yang jelas semua kebutuhan darurat sudah siap," kata Pujiono.Pujiono mengaku jika pihaknya tidak ingin bantuan darurat yang dikirim ke lokasi banjir menjadi sia-sia. Ia mencontohkan dapur umum yang dibuka di Kecamatan Margomulyo, Sabtu 21 April 2007. Bantuan yang dikirim sia-sia karena warga setempat sudah membuka dapur umum sendiri."Tapi yang pasti, segala kebutuhan mulai makanan hingga tenda semuanya sudah siap," tegas Pujiono. (gik/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads