Kasus Cho, Hati-hati Pada Pemikiran yang Terlalu Ekstrem

Kasus Cho, Hati-hati Pada Pemikiran yang Terlalu Ekstrem

- detikNews
Minggu, 22 Apr 2007 05:24 WIB
Jakarta - Pelaku penembakan di Universitas Virginia Tech, Cho, diyakini punya pemikiran dan keyakinan yang terlalu ekstrem. Akumulasi pemikiran yang ekstrem tanpa ada penyaluran bisa menimbulkan perbuatan yang ekstrem pula."Karena pemikirannya aneh, banyak yang tidak mau mendengar dia. Jadi dia cenderung menyendiri," ujar ahli psikiatri Irmansyah saat dihubungi detikcom, Minggu (21/4/2007).Meski Cho telah berusaha menyalurkan apa yang ada di dalam otaknya melalui tulisan, namun menurut Irman, hal itu belum cukup. "Dia butuh sesuatu yang menyeimbangkan. Tidak bisa hanya dengan menulis. Harus ada orang lain yang mendengarkan," imbuhnya.Pakar psikiatri asal UI ini yakin hidup Cho sangat sepi. Suatu kondisi yang sebenarnya sangat menyiksa. "Orang ekstrem di dunia ini ada di mana-mana. Mereka adalah orang yangberpikiran jauh dan pendapatnya sangat tidak bisa tolerable," jelas Irman.Meski demikian, pelaku pembunuhan massal atau berdarah dingin melulu dilakukan orang ekstrem. "Adolf Hitler misalnya, dia bukan orang yang suka menyendiri, pendiam, dan ekstrem. Dan masih banyak kasus lain yang dilakukan oleh orang yang tidak punya gangguan jiwa," tukasnya. (nvt/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads