Luapan Bengawan Solo Rendam 11 Kecamatan di Bojonegoro

Luapan Bengawan Solo Rendam 11 Kecamatan di Bojonegoro

- detikNews
Sabtu, 21 Apr 2007 21:06 WIB
Surabaya - Luapan sungai Bengawan Solo di Bojonegoro terus meluas. Ratusan rumah dan ribuan hektar sawah di sebagian 11 Kecamatan sudah terendam. Hingga Sabtu (21/4/2007) pukul 19.40 WIB, papan duga di pos pemantuan, mencatat ketinggian air terus meningkat hingga hampir 50 cm atau sudah menyentuh ketinggian 14,66 meter. Menurut Komandan Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Pemkab Bojonegoro Pujiono, di Bojonegoro terdapat 11 Kecamatan yang direndam luapan Sungai Bengawan Solo yang tak mampu menampung luapan dari hulu di Jawa Tengah.Kecamatan yang terendam dengan ketinggian air berkisar 50 cm - 1,5 meter tersebut, memang berada di daerah aliran sungai. Antara lain, Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Padangan, Trucuk, Kasiman, Purwosari, Malo, Kapas, Balen , Kanor, Kalitudu, dan Kecamatan Kota Bojonegoro. "Semua sudah tergenang cuma ketinggian berbeda-beda. Tidak tidak korban jiwa," kata Pujiono kepada detikcom, Sabtu (21/4/2007). Ia menyebutkan rumah yang tergenang di Kalitidu mencapai 3 desa. Trucuk 11 desa, Padangan 11 desa, Kasiman 3 desa dan Kecamatan Kota Bojonegoro terdapat 150 KK yang rumahnya terendam sekitar 50 cm- 1 meter. "Tapi yang mengungsi relatif kecil. Sebab selama ini mereka sudah terbiasa dengan banjir. Apalagi ini banjir kiriman," tambah Pujiono.Saat ini seluruh petugas Satlak Bojonegoro terpaksa harus melekan untuk mengantisipasi terjadinya banjir kiriman susulan yang lebih besar. Sebab papan duga yang menjadi kunci Bojonegoro 'tenggelam' atau tidak di kawasan Karangnongko, debit air sudah menyentuh angka 30,15 meter."Kita mengacu pada papan duga di Karangnongko. Kalau di sana tinggi kita harus segera bergerak. Sedangkan ukuran papan duga di kota bisa disebut status bahaya jika sudah menyentuh 15 meter. Sekarang kan masih 14.66 meter," terang Pujiono. (gik/ary)



Berita Terkait