Jelang 2009, Hati-hati Pergumulan Politik yang Terlalu Dini
Jumat, 20 Apr 2007 21:29 WIB
Jakarta - Semakin mendekati 2009, kondisi politik di Tanah Air kian memanas. PKS menilai pergumulan politik yang terlalu dini dapat membahayakan kohesi nasional."Seruan kami agar pergumulan politik ini tidak mengorbankan kepentingan bangsa dan tidak menjurus kepada rusaknya kohesi nasional," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring.Hal itu disampaikan Tifatul dalam acara Tasyakuran Milad PKS IX di Hotel Bidakara, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (20/4/2007).Menurut Tifatul, meski Pemilu 2009 masih dua tahun lagi, namun samar-samar para calon yang bakal duduk di 'kursi panas' pemerintahan sudah mulai dielus partai politik."Sedikit saja kontaksi di level elit, maka akan berdampak pada akar rumput yang sering berujung kepada kekerasan politik atau yang lainnya," imbuh dia.Tifatul pun menambahkan situasi demokrasi tertarik kepada dua titik ekstrem. Di satu sisi ada yang mendukung reformasi, tapi ada juga yang ingin kembali kepada otoritarianisme Orde Baru. Dia menilai reformasi sudah kebablasan."PKS mengajak semua pihak menyelesaikan persoalan bangsa agar rakyat lebih makmur dan sejahtera," tukasnya.
(nvt/nvt)











































