Abu Sayyaf Penggal 7 Sandera
Jumat, 20 Apr 2007 19:34 WIB
Jakarta - Kelompok Militan Abus Sayyaf di Filipina memenggal 7 orang yang menjadi sanderanya. Ketujuh kepala itu kemudian dikirimkan kepada pasukan pemerintah Filipina.Juru bicara militer Filipina Letkol Ernesto Torres seperti yang dikutip Gulfnews.com, Jumat (20/4/2007) mengatakan, 7 korban itu terdiri dari 6 pekerja konstruksi dan seorang pekerja pabrik. Mereka adalah warga yang diculik beberapa hari lalu di dekat kota kecil Parang, Jolo.Sebelumnya Abu Sayyaf meminta uang tebusan atas penculikan yang dilakukannya itu. Tetapi perusahaan konstruksi itu tidak mau membayar. Gara-gara kasus penculikan ini, semua proyek konstruksi di Jolo saat ini telah dihentikan karena alasan keamanan.Dalam sepekan, kelompok ini telah meminta tebusan sebesar US$ 105 ribu untuk melepaskan sejumlah sandera. Pemerintah Filipina berjanji akan menumpas kelompok militan yang ditudingnya sebagai penebar teror. Presiden Filipina, Gloria Arroyo mengecam pemenggalan yang disebutnya sebagai pembunuhan mengerikan. Dia bertekad untuk menghancurkan kekuatan Abu Sayyaf di Pulau Jolo.Sejak pertengahan tahun lalu, tentara Amerika Serikat (AS) dan Filipina melakukan operasi melawan Abu Sayyaf di Pulau Jolo. Aksi militer itu membuahkan hasil dengan menangkap dua pemimpin kelompok ini, Abu Sulaiman and Khaddafy Janjalani. Pasukan militer Filipina juga telah membunuh 70 anggota Abu Sayyaf.AS menyebut Abu Sayyaf sebagai organisasi teroris yang ditengarai mempunyai hubungan dengan Al Qaeda dan Jamaah Islamiyah.
(mar/mar)











































