Presiden SBY Minta Keluarga Partahi Mamora Tabah
Jumat, 20 Apr 2007 14:58 WIB
Jakarta - Kepala negara menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas tertembaknya Partahi Mamora Halomoan Lumbantoruan dalam penembakan di Virginia, AS. Partahi, mahasiswa S3 Virginia Tech University ini berasal dari Medan. "Presiden turut berbelasungkawa dan prihatin sekali dengan kejadian itu. Siapa pun akan merasa demikian terutama keluarga yang anaknya sekolah jauh lalu tiba-tiba meninggal dunia karena sesuatu yang tidak diduga-duga seperti itu," kata Jubir Kepresidenan Andi Malarangeng. Hal tersebut ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya usai salat Jumat di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/4/2007). Menurut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mendapatkan laporan lengkap dari Menlu atas segala upaya pemerintah untuk mengurus dan memulangkan jenazah ke Tanah Air secepatnya. "Mudah-mudahan hari Minggu sudah bisa sampai ke Tanah Air. Presiden juga berharap keluarga Partahi diberi ketabahan," sambung dia.
(lh/asy)











































