Racun Arsenik Mengendap di Teh Hangat Munir

Racun Arsenik Mengendap di Teh Hangat Munir

- detikNews
Jumat, 20 Apr 2007 13:56 WIB
Jakarta - Coffee Bean di Bandara Changi, Singapura, menjadi saksi bisu skenario pembunuhan Munir. Di kafe inilah Munir menghirup teh hangat 'berbumbu' racun arsenik."Racun itu mudah larut kalau masuk ke dalam air panas. Itu disajikan dalam sebuah cangkir teh," ungkap sumber detikcom di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (20/4/2007).Selama ini, masuknya racun ke tubuh Munir masih menjadi bahan spekulasi. Dalam sidang eks tersangka pembunuh Munir, Pollycarpus Budiharto Priyanto, jaksa menyebutkan racun arsenik masuk lewat jus jeruk di pesawat. Sedangkan hakim ngotot racun masuk lewat mie goreng yang dilahap Munir di pesawat.Namun perwira polisi yang enggan disebutkan namanya itu, menuturkan, Munir berada di Coffee Bean bersama dua orang lainnya. Mereka bertiga terlibat pembicaraan hangat saat transit di Bandara Changi.Perbincangan antara ketiga orang tersebut berlangsung sekitar 20-30 menit.Soal masuknya racun ke tubuh Munir, Kapolri Jenderal Pol Sutanto yang ditemui usai salat Jumat enggan berpolemik."Silakan berasumsi, saya tidak bisa menjawabnya," imbuh Sutanto.Munir tewas dalam penerbangan dengan maskapai Garuda dari Singapura menuju Belanda. Sebelum meregang nyawa, aktivis HAM itu sempat mengalami muntah dan buang-buang air hebat. Saat jenazah diotopsi, di lambung Munir ditemukan endapan racun arsenik. (umi/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads