Minta Hamid Ditangkap, Eggi Dirikan Tenda di Depan Kejagung
Jumat, 20 Apr 2007 12:09 WIB
Jakarta - Sebuah tenda kecil warna abu-abu berkombinasi merah bata terpasang tepat di depan gerbang masuk Kejagung. Tenda itu bukan untuk dijual, melainkan milik pengacara Eggi Sudjana.Tenda di depan Gedung Bundar Kejagung, Jalan Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, itu merupakan salah satu cara Eggi untuk mengungkapkan tuntutannya kepada pemerintah. Eggi menginap di tenda itu.Dia menuntut agar Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh bertindak tegas terhadao salah satu menteri SBY, yakni Menkum HAM Hamid Awaludin."Saya akan tetap di sini 2-3 hari ke depan. Saya cuma ingin pemerintah bertindak tegas terhadap Hamid. Itu saja fokusnya," ujar Eggi saat dihubungi detikcom, Jumat (20/4/2007).Menurut Eggi, Hamid sudah tidak layak lagi duduk dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Eggi menyebutkan salah satu alasannya, yakni Hamid terlibat dalam kasus korupsi KPU dan dana Tommy Seharto yang parkir di rekening Depkum HAM."Yang ketiga, mengenai lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menjadi backsound iklan RUU Kewarganegaraan. Hamid harus bertanggung jawab karena dia sudah banyak melanggar hukum," imbuh dia.Jika Kejagung masih membiarkan Hamid, lanjut Eggi, hal itu menunjukkan pemerintah SBY masih lemah dalam memberantas korupsi di Indonesia.Eggi mendirikan tenda yang cukup untuk menampung 2-3 orang dewasa di depan Kejagung sejak Kamis 19 April 2007 pukul 14.00 WIB. Dalam melakukan aksinya, Eggi mengaku sendirian tanpa ditemani siapa pun.
(rmd/sss)











































