Dulu Pecah Ban, Garuda GA 602 Kini Delay 3 Kali
Jumat, 20 Apr 2007 10:50 WIB
Jakarta - Ingat kasus pecah ban GA 602 saat mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulsel? Kali ini pesawat milik Garuda dengan nomor penerbangan yang sama mengalami delay hingga 3 kali. Apakah pesawatnya juga sama?Pesawat dengan rute Jakarta - Makassar - Manado ini dijadwalkan take off pukul 07.45 WIB, Jumat (20/4/2007)."Tapi penerbangan delay hingga pukul 08.45 WIB. Katanya sih karena alasan teknis," kata salah seorang penumpang bernama Legiman Misdiyono kepada detikcom.Penumpang pun menunggu di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Namun mereka kembali harus kecewa karena penerbangan mereka harus ditunda kembali sekitar 1,5 jam hingga pukul 10.15 WIB."Gimana nggak kesel, tapi mau gimana lagi," gerutu pria yang akrab disapa LG ini.Dituturkan dia, sejumlah penumpang memilih menunggu sambil mengisi perut di kafe atau lounge yang tersedia di bandara. Sementara yang lainnya memilih menunggu di ruang tunggu sambil beristirahat.Meski belum bisa dipastikan penerbangan tidak akan ditunda lagi, namun penumpang masih sabar menunggu.Pihak Garuda belum bisa dimintai keterangan mengenai penundaan berkali-kali ini. Telepon Pelayanan Garuda di Bandara Soekarno-Hatta tidak diangkat. Sementara Kepala Humas Garuda Pujobroto saat dihubungi melalui ponselnya tidak menjawab.Pesawat Garuda GA 602 jenis Boeing 737-400 beregistrasi PK-GWK pernah mengalami masalah pada 12 April 2007. Setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta dan melakukan airbone, pesawat bergetar, namun lampu indikator normal.Ternyata oh ternyata, roda sebelah kiri bagian dalam mengalami pecah ban. Pendaratan di Bandara Hasanuddin sempat terhambat. Pesawat melakukan holding (berputar-putar) di atas bandara selama 20-30 menit. Namun akhirnya pesawat yang dipiloti Kapten Adi Nasai itu bisa mendarat selamat.Pesawat kemudian dibawa ke hanggar untuk diperbaiki. Tapi ternyata sekarang... pesawat dengan nomor penerbangan yang sama bermasalah lagi rupanya. Namun belum diketahui apakah masih menggunakan pesawat yang sama.
(ken/sss)











































