Cho Bisa Picu Aksi Maut Lainnya
Jumat, 20 Apr 2007 10:20 WIB
Virginia - Pelaku pembantaian di Virginia Tech, Cho Seung-Hui selama bertahun-tahun hidup menyendiri dan tak banyak dikenal orang. Namun mahasiswa Korsel itu akhirnya tewas dan dalam sekejap menjadi 'bintang' media di seluruh dunia. Akibatnya, tindakan Cho bisa saja menginspirasi aksi maut lainnya yang dipicu oleh kemarahan dan hasrat untuk dikenal.Demikian diungkapkan sejumlah pakar AS seperti diberitakan News.com.au, Jumat (20/4/2007).Tiga hari setelah Cho menembak mati 32 orang dan dirinya sendiri, media-media menayangkan gambar pemuda berusia 23 tahun itu berpose dengan senjata-senjatanya. Video, foto dan surat-surat Cho awalnya dikirim ke stasiun televisi NBC yang langsung menayangkannya. Tayangan itu mengejutkan banyak orang, bahkan menimbulkan kecaman dari keluarga korban dan publik. Banyak yang menentang penayangan gambar-gambar tersebut.Namun menurut para pakar, yang lebih perlu dikhawatirkan adalah gambar-gambar itu bisa menginspirasi aksi tiruan oleh beberapa pemuda lemah lainnya, yang didera depresi atau gangguan kejiwaan di dalam masyarakat yang didominasi media, yang kerap menggembar-gemborkan aksi kekerasan tingkat tinggi."Fenomena tukang tiru haus akan perhatian dan publisitas, khususnya ketika publisitas berlebihan. Saat publisitas berhenti, begitu pula dengan efek meniru tiru," ujar Jack Levin, direktur lembaga studi mengenai konflik dan kekerasan, Brudnick Centre on Violence and Conflict di Northeastern University di Boston."Para pembunuh ini terangkat oleh media. Tiba-tiba saja, mereka menjadi selebritis yang selama ini begitu mereka dambakan," cetus pakar AS itu.Para pakar menilai, Cho sendiri tampaknya terinspirasi oleh para pembunuh sebenarnya dan film-film kekerasan. Buktinya, dalam paket yang dikirimkan Cho ke NBC, pria pemurung itu sempat menyebut-nyebut nama Eric Harris dan Dylan Klebold. Keduanya siswa SMA Columbine di Littleton, Colorado yang menembak mati 12 murid lainnya dan seorang guru di sekolah tersebut. Kedua pelaku pun bunuh diri.Sejumlah pengamat juga beranggapan, ada kemiripan antara perilaku Cho dengan beberapa adegan dalam film Korsel tahun 2003 berjudul 'Oldboy' yang sarat dengan kekerasan dan darah.
(ita/nrl)











































