Rentetan Penembakan Brutal di Kampus AS
Jumat, 20 Apr 2007 09:33 WIB
Virginia - Aksi penembakan massal di institusi pendidikan AS bukanlah hal asing. Namun pembantaian di kampus Virginia Tech merupakan kasus paling mematikan dalam sejarah AS. Lemahnya aturan dan pengawasan senjata di negeri adikuasa itu dituding sebagai penyebab berulangnya aksi penembakan.Berikut rentetan penembakan brutal yang terjadi di kampus-kampus AS dalam beberapa dekade terakhir:17 April 2007: Cho Seung-Hui (23), mahasiswa Universitas Virginia Tech mengamuk dan menembaki 32 mahasiswa dan staf pengajar di kampus tersebut. Pria asal Korea Selatan itu kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas.2 September 2006: Douglas W. Pennington (49) menembak mati dirinya sendiri dan dua putranya, Logan P. Pennington (26) dan Benjamin M. Pennington (24) saat berkunjung ke kampus Universitas Shepherd di Shepherdstown, West Virginia.28 Oktober 2002: Robert Flores (40), mahasiswa drop-out Sekolah Keperawatan Universitas Arizona masuk ke kantor seorang instruktur dan menembak instruktur hingga tewas. Beberapa menit kemudian, dengan lima senjata di tangannya, veteran Perang Teluk itu masuk ke salah satu kelas keperawatan di kampus tersebut dan membunuh orang instruktur lainnya. Setelah itu dia membunuh dirinya sendiri.16 Januari 2002: Peter Odighizuwa (42) yang belum lama dikeluarkan dari Sekolah Hukum Appalachian Virginia, kembali ke kampus itu dan membunuh seorang dekan, seorang profesor dan seorang mahasiswa sebelum kemudian dilumpuhkan para siswa lainnya. Serangan itu melukai tiga mahasiswi.20 April 1999: Eric Harris dan Dylan Klebold, keduanya siswa SMA Columbine di Littleton, Colorado, menembak hingga tewas 12 murid lainnya dan seorang guru di sekolah tersebut. Kedua pelaku kemudian bunuh diri.15 Agustus 1996: Frederick Martin Davidson (36) mahasiswa teknik di San Diego State sedang mempertahankan tesisnya di depan dewan penguji fakultas ketika mendadak dia mengeluarkan pistol dan membunuh tiga profesor.1 November 1991: Gang Lu (28), mahasiswa ilmu fisika dari Cina melancarkan tembakan di dua gedung di kampus Universitas Iowa. Lima pegawai universitas tewas, termasuk empat anggota Fakultas Ilmu Fisika. Dua orang lainnya terluka. Pria itu kemudian menembak mati dirinya sendiri.1 Agustus 1966: Charles Whitman mengarahkan senapannya dari tempat observasi di Menara Austin's yang terletak di tengah-tengah kampus Universitas Texas dan menembak ke segala arah. Penembakan membabi-buta itu berlangsung selama 96 menit. Akibatnya, 16 orang tewas termasuk istri dan ibunya yang dibunuh sehari sebelumnya. Sebanyak 31 orang lainnya terluka.
(ita/nrl)











































