Kisah Mesum di Negeri Syariat (3)
Adegan Syur PNS di Ponsel
Jumat, 20 Apr 2007 08:08 WIB
Banda Aceh - Ini kisah mesum lainnya dari negeri syariat, Aceh Nanggroe Darussalam. Adegan syur dua orang PNS asal Aceh Barat Daya beredar luas di Aceh. Bahkan konon kabarnya menyebar sampai keluar Aceh.Si pria, berstatus Kepala Sub Bagian di Dinas Informasi dan Komunikasi, Budaya dan Pariwisata Aceh Barat Daya (Abdya) dan si perempuan berstatus pegawai honorer di dinas yang sama. Kini keduanya dinonaktifkan. Sebenarnya, kasus ini terjadi lima bulan yang lalu. Tapi ketika itu baru menjadi bisik-bisik antarpejabat dan PNS di kalangan Abdya. Tak ada satu pihak pun yang membuka kasus ini secara terbuka. Tidak juga media. Kasus ini baru terbuka dan menjadi pembicaraan lagi ketika baru-baru ini, Harian Waspada -- sebuah harian yang terbit di Medan -- memberitakannya. "Karena sudah terlanjur diberitakan, akhirnya kami kesulitan mencari kedua pelaku. Mereka sudah kabur dari Abdya. Tapi akan kita cari terus dan keduanya dapat dijerat hukum karena melakukan perzinaan," ujar Kapolres Persiapan Abdya, Kompol Sumardi, seperti dikutip Tabloid Modus edisi No.50/TH.IV/9-15 April 2007. Kabarnya, adegan-adegan mesum di ponsel itu beredar setelah kedua pelaku membawa ponsel miliknya ke sebuah toko ponsel. Mereka sebenarnya ingin menambah dering lagu pada ponselnya. Tapi oleh si pemilik toko ponsel, gambar-gambar yang ditemukannya dalam ponsel itu dikopi dan kemudian disebarluaskan. Jadilah, adegan mesum yang terjadi di ruangan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi, Budaya dan Pariwisata Aceh Barat Daya itu beredar luas. Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi, Budaya dan Pariwisata Aceh Barat Daya, Drs.Nasruddin Mhum juga mengakui pada wartawan, jika adegan mesum dua orang anak buahnya yang beredar lewat ponsel itu terjadi di ruangan kerjanya. "Mereka mungkin melakukannya hari Sabtu atau Minggu," katanya. Sebab, si pria yang menjabat Kepala Sub Bagian Umum dan Perlengkapan ini selalu meminjam kunci ruangan Nasruddin saban akhir pekan dengan berbagai alasan. Terkadang membetulkan AC atau juga memperbaiki bak kamar mandi yang bocor. Nasruddin berharap, kasus ini segera ditangani pihak kepolisian dan bukan oleh jajaran Dinas Syariat Islam. Menurutnya, Kepala Sub Bagian Umum dan Perlengkapan yang berinisal DD kini dipindahkan menjadi staf biasa di Satpol PP Abdya, sedangkan si perempuan yang berinisial ES kini dinonaktifkan. Akibat kejadian ini, kata Nasruddin, ada seorang pegawai bernama Eva yang ketiban sial. Entah karena kasus Maria Eva -- eks pacar gelap Yahya Zaini -- disebut-sebut dalam peristiwa ini, Eva si pegawai dinas itu ramai diserbu dan diserang pegawai lainnya hingga pingsan, karena dianggap, dialah salah satu pelakunya. Kasus serupa tapi tak sama pekan lalu terkuak lagi. Kini giliran Ketua Pengadilan Negeri Sabang, Puji Wijayanto yang tertangkap basah tengah berduan dengan seorang perempuan bukan muhrimnya di sebuah penginapan di Sabang. Perempuan yang diakui Puji Wijayanto sebagai saudara sepupunya itu, janda asal Semarang. Saat ini, Puji Wijayanto tengah menjalani pemeriksaan tertutup di Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Sang janda yang seorang bidan ini juga menjalani pemeriksaan yang sama. Keduanya ditangkap aparat Pomal Lanud Sabang sekitar pukul 23.00 WIB di Mess Samudra, Sabang, pada Rabu pekan lalu. Sampai saat ini, belum diketahui sanksi apa yang akan dijatuhkan pada hakim ini.
(ray/nrl)











































