Kosmetik Impor Berbahaya Masih Beredar di Surabaya

Kosmetik Impor Berbahaya Masih Beredar di Surabaya

- detikNews
Kamis, 19 Apr 2007 22:07 WIB
Surabaya - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Surabaya memburu 27 jenis kosmetik impor berbahan berbahaya yang masih beredar di Surabaya. Saat ini, BB POM tengah memantau pasar atau pusat perbelanjaan yang kemungkinan menjual kosmetik yang mengandung hidrokuinon dan merkuri tersebut."Kosmetik itu tetap dipantau, terutama pada pasar atau pusat perbelanjaan yang sering didatangi masyarakat menengah ke bawah. Bila terbukti ada di pasaran, maka langsung kita bawa," kata Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BB POM Totok Sudijanto saat dihubungi detikcom, Kamis (19/4/2007).Sebab, lanjut dia, kosmetik dengan bahan berbahaya itu harganya sangat murah. Pihaknya pernah menemukan lipstik impor seharga Rp 5 ribu. Setelah diteliti, kandungan hidrokuinon-nya mencapai 4 persen. Harga yang murah itu sudah pasti memancing masyarakat membeli. Padahal, kosmetik tersebutb erbahaya bagi kesehatan."Paling banyak ya kosmetik pemutih impor dari Tiongkok, Taiwan, dan Thailand," tambahnya.Lewat public warning-nya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun merilis beberapa merek kosmetik impor yang harus ditarik dari peredaran. "Produk tersebut mengandung hidrokuinon lebih dari empat persen dan merkuri," kata Totok.Padahal, lanjut dia, penggunaan hidrokuinon lebih dari empat persen harus dengan resep dokter.Bahaya dua bahan tersebut telah disosialisasikan seluruh pemerintah kota dan kabupaten di Jatim. BB POM berharap, pemerintah setempat juga mengawasi peredaran kosmetik berbahaya itu secara ketat."BB POM akan sidak secara rutin mengelilingi lokasi-lokasi yang memperjualbelikan kosmetik impor yang berbahaya," jelas dia. Tak hanya itu, dia meminta partisipasi masyarakat untuk melapor bila menemukan kosmetik berbahaya. Pihaknya tidak menginginkan produk kosmetik beracun ini dikonsumsi masyarakat. (gik/asy)


Berita Terkait