Merapi Kembali Alirkan Lahar, 2 Truk Terpendam
Kamis, 19 Apr 2007 14:07 WIB
Yogyakarta - Akibat hujan deras yang mengguyur kawasan puncak, Gunung Merapi kembali mengalirkan lahar. Dua buah truk pasir di Kali Woro Klaten terbenam di sungai. Ada juga truk yang terseret derasnya aliran lahar. Sementara itu dua buah truk di Kali Gendol Sleman nyaris terjebak aliran lahar. Aliran lahar yang turun sebagian besar mengarah ke selatan, masuk ke sungai Gendol dan Kuning di Kecamatan Cangkringan dan Boyong di Kecamatan Pakem Sleman. Lahar juga masuk ke Kali Woro di Kecamatan Kemalang Klaten yang berbatasan dengan Cangkringan Sleman.Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, truk pasir terjebak dan terpendam di Kali Woro di sebelah selatan daerah Balerante Kemalang Klaten. Satu truk terpendam hingga semua roda tidak kelihatan karena tertimbun pasir. Sedang satu truk lagi terseret arus air beberapa meter dan nyaris terguling. Kedua truk tersebut gagal diselamatkan karena berada di tengah sungai saat banjir datang. Panut, petugas di Pos Pengamatan Gunung Merapi di Kaliurang kepada detikcom, Kamis (19/4/2007) mengatakan hujan deras di kawasan puncak Merapi terjadi sejak pukul 11.00 WIB dengan curah hujan cukup tinggi. Akibatnya material, baik pasir dan batuan yang ada di hulu Kali Gendol, Kali Woro, Boyong maupun Kuning mengalir cukup deras. Aliran lahar paling besar terjadi di Sungai Gendol dan Woro."Kuat dan derasnya aliran terpantau dari alat yang ada di pos pengamatan. Sampai pukul 12.00 WIB di puncak masih terjadi hujan. Suara gemuruh disertai kepulan asap terlihat dan terdengar jelas di sisi timur Kaliurang," kata Panut.Menurut dia, terjadinya aliran material berupa pasir dan batu-batuan disertai kepulan asap putih berbau belerang menandakan bila material yang ada di kanan-kiri hulu sungai mulai longsor. Kepulan asap warna putih tampak terlihat jelas di hulu Kali Gendol yang merupakan aliran utama Merapi saat ini. "Suara gemuruh terdengar jelas dari kawasan Kali Gendol," ujar dia. Sementara itu, salah seorang anggota Saluran Komunikasi Sosial Bersama (SKSB) Merapi, Bimo Nugroho menambahkan, aliran lahar dengan volume besar terjadi sekitar pukul 12.00-12.30 WIB. Aliran datang dengan cepat akibat hujan sangat deras di kawasan puncak Merapi.Semua penambang dan truk pasir yang ada di tengah Kali Gendol di dusun Kopeng, Batur Desa Kepuharjo, Dusun Manggong Desa Glagaharjo langsung menyingkir ketika terjadi aliran lahar. "Banjir lahar yang terjadi sekarang lebih besar dibanding banjir minggu lalu," katanya.Menurut dia, dua truk pasir nyaris terseret aliran lahar akibat mengalami kerusakan ban dan gardan. Mobil berhasil ditarik keluar dari sungai oleh penambang pasir bersama sopir truk lainnya hingga ke pinggir sungai di Dusun Batur. "Semua selamat, meski truk terpaksa harus ditarik dengan mobil lainnya. Semua penambang juga sudah ke pinggir semua," ujar dia.
(bgs/asy)











































