Bu Guru Sri Sangkal Pengawasan UN Terlalu Ketat
Kamis, 19 Apr 2007 13:58 WIB
Jember - Tudingan siswa SMUN 2 Tanggul Jember jika pengawasan ujian nasional (UN) sangat ketat ditepis Sri Andayani, salah satu tenaga pengawas.Guru SMUN 1 yang bertugas sebagai pengawas bersama guru lainnya di SMUN 2 ini menilai apa yang dilakukan pengawas dalam menjaga UN sesuai prosedur."Saya kira semua seperti prosedur. Saya juga tidak keliling saat siswa mengerjakan soal," kata Sri Andayani saat dihubungi detikcom melalui telepon Polsek Tanggul, Jember, Kamis (19/4/2007).Guru PPKN (PMP) SMUN 1 ini untuk sementara diamankan di Mapolsek Tanggul demi menghindari amuk siswa yang sebelumnya memukuli dia.Selama menjaga UN, Sri menyatakan bahwa dia hanya bertugas di ruang kelas 10 bersama seorang pengawas lainnya bernama Jimawal yang berasal dari SMU PGRI. "Saya rasa tidak ketat. Saya hanya keliling itu pun untuk mengecek identitas dan membagi serta mengambil soal dan lembar jawaban," kata Bu Guru Sri yang sampai sekarang mengaku trauma ini.Mengenai tudingan pengawas terlalu ketat, dia tidak tahu menahu. "Saya tidak tahu penjagaan di ruang lain. Kalau saya sendiri saya rasa tidak terlalu berlebihan dalam mengawasi siswa yang ujian," terang Sri.Apakah pernah mengawal siswa yang izin ke kamar kecil? "Tidak pernah. Saya tidak tahu kalau dari ruang lain," jawabnya.
(gik/nrl)











































