Penjual VCD dan DVD Bajakan di Pasar Glodok Lenyap

Penjual VCD dan DVD Bajakan di Pasar Glodok Lenyap

- detikNews
Kamis, 19 Apr 2007 13:52 WIB
Jakarta - Isu razia membuat pedagang VCD dan DVD bajakan di Pasar Glodok, Jakarta Pusat, ketar-ketir. Sudah tiga hari ini -- sejak Selasa 17 April -- mereka memilih menutup kiosnya.Pantauan detikcom di Pasar Glodok, Kamis (19/4/2007), tidak ada satu pun pedagang yang berani menunjukkan diri.Lantai 1 dan 2 yang diisi puluhan pedagang VCD dan DVD bajakan terlihat sepi. Begitu juga pedagang di lapak-lapak yang biasanya memenuhi teras dan bawah jembatan Pasar Glodok."Pada takut semua karena ada isu razia besar-besaran," kata seorang pedagang barang elektronik di lantai 2 yang enggan menyebutkan namanya kepada detikcom.Dari informasi yang didapatnya, kemungkinan besar kios-kios yang tutup sejak beberapa hari itu akan buka lagi pada Sabtu 21 April atau Minggu 22 April.Tutupnya kios-kios ini membuat pembeli yang berniat belanja barang palsu itu kecela. "Banyak yang balik lagi, pada tanya-tanya kok tutup," kata pedagang barang elektronik itu.Meski ditutup, perdagangan VCD dan DVD bajakan tetap berlangsung secara sembunyi-sembunyi.Sebab sejumlah orang yang mengaku sebagai perantara terus menawari setiap orang yang lalu lalang di daerah itu."Mau belanja ya, mau belanja?" tanya mereka kepada setiap orang yang lewat.Bahkan para perantara ini tidak segan-segan menawarkan VCD dan DVD porno. "Kalau mau barang banyak stoknya, terserah mau ambil berapa, porno-porno banyak. Kalau DVD Rp 8.000 per keping, kalau VCD Rp 4.000," ujar seorang perantara.Mereka asyik menawarkan VCD dan DVD porno ini meski Polda Metro Jaya telah memasang spanduk di pintu masuk pasar yang bertuliskan, "Kaset VCD/DVD porno perusak mental dan moral generasi bangsa. Segera laporkan bila Anda melihat, mengetahui, peredaran kaset VCD/DVD porno di kawasan ini." (umi/sss)



Berita Terkait