Laporan dari Arab Saudi
Ketua MPR Bertemu Majelis Syuro Negara Teluk
Kamis, 19 Apr 2007 13:02 WIB
Makkah - Ketua MPR Hidayat Nurwahid melakukan tur ke negara-negara Teluk di kawasan Timur Tengah. Hidayat bertemu dengan majelis syuro negara-negara Arab. Setelah berada di Qatar, kali ini Hidayat berada di Arab Saudi. Hidayat dan rombongan tiba di Kota Suci Makkah pada pukul 01.00 waktu Makkah, Kamis (19/4/2007). Sebelum ke Makkah, Hidayat yang diikuti rombongan MPR berjumlah 20 orang mengunjungi kota suci Madinah Al Munawwaroh. Seperti dilaporkan reporter detikcom di Makkah, Noordin Hidayat, tak lama tiba di Makkah Al Mukarramah, Hidayat dan rombongan melaksanakan ibadah umrah. Selama di Makkah, Hidayat dan rombongan menginap di hotel Ramada. Kedatangan rombongan MPR ke Saudi merupakan rangkaian kunjungan silaturahmi dengan ketua Majelis Syura (setingkat MPR di Indonesia-Red) di negara-negara Teluk. Sebelum ke Saudi, Hidayat dan rombongan memenuhi undangan dari Majelis Syura negara kaya gas, Qatar. Di forum lembaga tertinggi negara tersebut, Hidayat memberikan pandangan tentang pentingnya demokrasi, di samping membicarakan isu konflik Timur Tengah yang sedang bergejolak di Palestina dan Irak. Menurut Hidayat, ketika dihubungi detikcom, Majelis Syura Qatar, saat ini sedang dalam proses demokrasi. "Jadi sekarang, 75% anggotanya mulai dipilih secara terbuka, tidak lagi berdasarkan penunjukan sang Emir (Pangeran). Tentu ini semakin demokratis," kata Hidayat. Dijadwalkan, Kamis malam, Hidayat dan rombongan akan mengadakan pertemuan dengan Ketua Majelis Syura Saudi, Prof.Dr. Shaleh bin Humeid di Royal Guest House, di samping Masjidil Haram. Selain membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan negara, Hidayat juga berencana untuk mendiskusikan masalah proteksi bagi para WNI yang bekerja di negeri petrodollar tersebut. "Mereka kan penyumbang devisa terbanyak bagi negara, maka kenyamanan kerja patut untuk menjadi perhatian khusus," tegasnya. Hidayat dan rombongan di Saudi hingga Jumat, 20 April. Dari Saudi, Hidayat dan rombongan akan kembali ke Indonesia.
(asy/nrl)











































