SBY Didesak Segera Ungkap Aktor Politik Pembunuh Munir
Kamis, 19 Apr 2007 12:15 WIB
Palembang - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didesak segera mengungkap aktor politik di balik pembunuhan Munir. Jika tidak dituntaskan, kasus ini menjadi preseden buruk bagi masa depan perpolitikan dan HAM di Indonesia.Desakan itu disampaikan puluhan aktivis Center for Human Rigths Defender (CHRD) saat menggelar aksi solidaritas kasus Munir di bundaran Air Mancur, Palembang, Kamis (19/04/2007).Unjuk rasa ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka membawa sejumlah pamplet dan poster yang bergambar Munir dengan tulisan antara lain "Munir Tidak Lupa", "Tuntaskan Kasus Munir", "Tangkap Aktor Intelektual Pembunuh Munir", "Jangan Cari Kambing Hitam dalam Kematian MUnir", dan "Aparat Bongkar Kematian Munir, Jangan Takut".Mereka juga membagikan selebaran yang berisi pernyataan sikap, yakni mendesak kepolisian terus konsisten melakukan penyelidikan terhadap aktor yang diduga terlibat dalam pembunuhan Munir. Meminta Presiden SBY melakukan investigasi dan mengungkap aktor politik di balik pembunuhan terhadap Munir. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung proses pengungkapan pembunuhan Munir dan melawan segela bentuk kekerasan.Menurut koordinator aksi, Kurniadi, mereka sangat yakin jika pembunuhan terhadap Munir bermuatan politik. Munir dibunuh untuk menjatuhkan citra SBY."Saat itu SBY baru dipilih menjadi presiden, jadi ada teori jika Munir dibunuh akan ada perlawanan dari masyarakat terutama dari kelompok prodemokrasi terhadap pemerintahan SBY. Jadi kami yakin ada aktor politik, yang mungkin musuh dari SBY yang mendalangi pembunuhan Munir," katanya.
(tw/djo)











































