Ba'asyir Menggotong Jasad Hussein Umar dan Mencium Pipinya
Kamis, 19 Apr 2007 11:29 WIB
Jakarta - Kenangan terhadap almarhum Hussein Umar membekas di lubuk hati Abu Bakar Ba'asyir. Jasad Hussein digotong ustad berusia 60-an tahun ini. Pipi kanan Hussein pun dicium Ba'asyir.Jenasah Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Hussein Umar tiba di kantor DDII, Jl Kramat Raya, Jakarta, Kamis (19/4/2007) pukul 10.25 WIB.Sekitar 20 orang berebut mengangkat jenazah Hussein dari mobil jenazah. Salah satu di antara orang yang berhasil menggotong jenazah Hussein adalah Ba'asyir, sang Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).Ba'asyir mengaku memiliki kenangan khusus dengan mantan anggota DPR tersebut saat keluar dari LP Cipinang beberapa waktu yang lalu."Dia orang yang pertama kali menyambut saya, saat saya keluar dari LP Cipinang. Dia waktu itu langsung memeluk saya," kenang Ba'asyir.Saat keluarga membuka kain kafan yang menutupi wajah Hussein, Ba'asyir pun menyempatkan diri mencium pipi kanannya.Selain Ba'asyir, hadir juga Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Tutty Alawiyah dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin."Umat muslim kehilangan figur yang istiqomah dalam memperjuangkan agama Islam. Dia orangnya berani dan tegas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga aktif di luar negeri," kata Din.Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pelayat terus bertambah. Kepada para pelayat, pihak keluarga mengumumkan adanya perubahan rencana pemakaman. Bila awalnya jenazah Hussein akan dimakamkan di TPU Karet Bivak usai dzuhur, namun rencana diubah jadi setelah ashar. Alasannya, keluarga masih menunggu kedatangan kerabat dari Bali dan Malaysia.
(nvt/sss)











































