Cho Punya Masalah Kejiwaan
Kamis, 19 Apr 2007 10:30 WIB
Virginia - Pihak Universitas Virginia Tech saat ini dihujani banyak pertanyaan dan kecaman menyusul pembunuhan besar-besaran di kampus tersebut. Banyak yang mempertanyakan mengapa seorang mahasiswa yang pernah punya masalah kejiwaan bisa berkeliaran bebas tanpa pengawasan.Padahal tingkah aneh Cho Seung-Hui pernah mendapat sorotan dari kampus itu beberapa waktu silam. Mahasiswa Korsel itu juga dianggap berbahaya oleh sebagian mahasiswa yang ngeri melihat karya-karya drama yang ditulisnya. Tulisannya sarat dengan kekerasan dan keanehan.Polisi kampus bahkan pernah menginterogasi Cho pada akhir 2005 setelah dua wanita mengaku terganggu oleh ulah pria berusia 23 tahun itu. Menurut kedua mahasiswi itu, Cho telah membuntuti mereka dan mengirimkan pesan-pesan yang membuat mereka merasa terganggu. Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Universitas Virginia Tech, Wendell Flinchum, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/4/2007)."Saya tidak bilang pesan-pesan itu mengancam, namun itu mengganggu," kata Flinchum pada konferensi pers di Virginia. Setelah kejadian itu, teman sekamar Cho melapor pada polisi bahwa Cho kemungkinan akan melakukan bunuh diri. Pengaduan ini membuat universitas mengirimkan Cho ke fasilitas kesehatan jiwa terdekat untuk dievaluasi.Badan kesehatan mental yang mengevaluasi Cho atas permintaan universitas merekomendasikan agar Cho dimasukkan ke fasilitas kesehatan mental karena dianggap berbahaya bagi orang lain maupun dirinya sendiri. Universitas pun mengeluarkan "surat penahanan sementara" terhadap Cho. Tidak jelas berapa lama Cho berada di fasilitas kejiwaan tersebut. Namun Cho dibolehkan pulang setelah seorang psikiater menilai meski Cho terganggu mentalnya namun dia tidak membahayakan orang lain maupun dirinya sendiri.Ah, kalau saja pihak universitas lebih waspada....!
(ita/nrl)











































