Kabag Keprajaan IPDN Bungkam Usai Diperiksa 12 Jam

Kabag Keprajaan IPDN Bungkam Usai Diperiksa 12 Jam

- detikNews
Rabu, 18 Apr 2007 21:42 WIB
Jakarta - Entah karena letih atau enggan berbicara, Kepala Bagian Administrasi dan Keprajaan IPDN Benhard Rondonuwu, bungkam usai diperiksa selama 12 jam sebagai saksi kasus tewasnya Praja IPDN Cliff Muntu.Ketika wartawan memberondong dengan sejumlah pertanyaan mengenai penghilangan data kematian praja yang dilakukan olehnya, Benhard yang juga Ketua Alumni IPDN itu langsung bergegas menuju Mobil Toyota Avanza hitam yang diparkir di halaman Mapolda Jawa Barat, Jl Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (18/4/2007).Benhard didampingi seorang staf IPDN lainnya yang turut diperiksa. "Tanyakan saja pada penyidik. Itu sudah diserahkan pada penyidik," elaknya.Benhard diperiksa sejak pukul 09.00 dan selesai sekitar pukul 21.00 WIB di ruang Reskrim Mapolda Jabar. Dia diperiksa oleh tim penyidik III kasus IPDN soal kasus-kasus kekerasan yang pernah terjadi di IPDN. Informasi yang didapatkan wartawan, tim penyidik mengkhususkan pemeriksaan Benhard terhadap kasus mengenai kematian Praja Gatot asal Jawa Timur yang meninggal pada 1994 lalu, setelah mengikuti pelatihan dasar kemiliteran di IPDN.Pemeriksaan terhadap Benhard dilakukan karena ada dugaan penghilangan data identitas para praja yang meninggal. Data yang dilansir dosen IPDN Inu Kencana menyebutkan, sejak tahun 1993-2007 ada 35 praja yang meninggal. 18 Diantaranya meninggal tidak wajar. Sementara pihak IPDN melansir hanya ada 29 praja yang meninggal, dan hanya 3 yang meninggal akibat kekerasan. Lainnya karena sakit, kecelakaan, dan bencana tsunami. (irw/bal)


Berita Terkait