Reshuffle Diyakini 21 April
Rabu, 18 Apr 2007 16:59 WIB
Jakarta - Isu reshuffle kabinet SBY-JK semakin kuat. Bahkan, meski sudah dibantah, namun diyakini reshuffle kabinet akan dilakukan SBY pada 21 April. Pertemuan empat mata SBY-JK Selasa (17/4/2007) kemarin menguatkan sinyal itu. Sumber detikcom di Istana, pertemuan tertutup SBY-JK yang berlangsung lebih dari 1 jam di Kantor Presiden, memang membahas mengenai reshuffle. "Wapres menyodorkan kriteria calon menteri untuk departemen terkait. Tapi, tidak sampai merujuk nama-nama calon," kata sumber itu, Rabu (18/4/2007). Wapres sengaja tidak menyebutkan nama-nama calon, karena urusan reshuffle menjadi hal prerogatif presiden. Bahkan, saat itu, Wapres malah menanyakan kepada SBY mengenai sejumlah menteri yang dulu dia rekrut untuk kabinet SBY-JK. "Ada beberapa nama yang disebut, seperti Moh Ma'ruf dan Hamid Awaludin," kata sumber itu. JK mempersilakan Presiden SBY mengevaluasi menteri-menteri yang dulu disodorkan. Lantas kapan Presiden akan melakukan reshuffle? "Saya mendengar memang reshuffle tanggal 21 April. Bisik-bisik RI (SBY) ke RI 2 (JK) kan juga memang begitu," kata dia. Wacana mengenai reshuffle kembali menguat beberapa hari terakhir ini. Bahkan, saat ini sejumlah menteri yang sakit juga telah dibeberkan. SBY juga telah menyampaikan bila reshuffle dilakukan, maka itu dilakukan sesuai pertimbangan yang matang. JK saat peluncuran buku mengenai perdamaian di Aceh di Hotel Gran Melia, Selasa (17/4/2007) malam, tidak mau berterus terang mengenai reshuffle. Bahkan, saat ditanya apakah reshuffle akan diumumkan 21 April, JK meminta wartawan untuk menunggunya.
(asy/nrl)











































