Profesor India Tewas di Virginia Tech, Keluarga Terguncang

Profesor India Tewas di Virginia Tech, Keluarga Terguncang

- detikNews
Rabu, 18 Apr 2007 16:22 WIB
New Delhi - Kedukaan atas pembunuhan besar-besaran di kampus Virginia Tech, AS juga dirasakan sebuah keluarga di India. Orang terkasih mereka, Profesor G.V. Loganathan termasuk di antara 33 korban jiwa dalam peristiwa tragis itu.Dosen teknik sipil dan lingkungan itu telah 25 tahun lebih mengajar di kampus maut tersebut. Loganathan meninggal pada usia 51 tahun. Profesor India itu menetap di Virginia, AS, bersama istri dan dua anak mereka.Namun orangtua dan saudara-saudara Loganathan tinggal di Kota Gobichettypalayam, Tamil Nadu, India. Atas kematian Loganathan, keluarganya di India akan terbang ke AS untuk menghadiri pemakaman pria tua itu."Tadinya kami ingin menerbangkan jenazahnya dan mengkremasi dia di Gobichettypalayam," kata Palanivel, saudara kandung Loganathan."Namun Loganathan pernah bilang ke istrinya bahwa jika dia meninggal di AS, dia ingin dikremasi di kampus itu tempat dia telah mengajar lebih dari 25 tahun," imbuhnya seperti diberitakan AFP, Rabu (18/4/2007).Profesor India itu termasuk di antara 32 mahasiswa dan staf Universitas Virginia Tech yang tewas di tangan Cho Seung-Hui, mahasiswa asal Korea Selatan yang menempuh studi bahasa Inggris di universitas tersebut.Menurut Palanivel, mendiang sangat berdedikasi pada profesinya, institut dan para mahasiwa. "Kami sangat terguncang. Bagi Loganathan, mengajar adalah keinginan terbesarnya. Dia menolak pekerjaan-pekerjaan yang jauh lebih menguntungkan supaya dia bisa mengajar," tutur Palanivel. (ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads