Tidak Jadi Gubernur, Sultan Tidak akan Kehilangan HB X
Rabu, 18 Apr 2007 15:28 WIB
Yogyakarta - Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak resah bila tidak menjadi gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebab, meski tidak menjabat gubernur, dirinya sebagai Sultan tidak akan kehilangan gelar Hamengku Buwono X.Hal itu disampaikan Sultan saat berdialog di hadapan puluhan ribu warga Yogyakarta yang memadati Pagelaran Kraton Yogyakarta, Rabu (18/4/2007). "Biar pun saya tidak jadi gubernur lagi, saya tidak akan kehilangan Hamengku Buwono X. Saya tetap berada di Yogyakarta. Saya juga tetap memihak republik yang tak mungkin saya khianati," tegas Sultan langsung disambut tepuk tangan warga Yogya yang mendengarkan pernyataan tersebut.Dia mengatakan jabatan gubernur hanyalah selama lima tahun. Bila masa jabatan habis, maka akan dilakukan pemilihan gubernur lagi. Sedangkan, jabatan sultan berlaku selama akhir hayat. Selain itu, lanjut Sultan, bila dirinya tidak menjabat sebagai gubenur, akan lebih bebas. Sultan bisa pergi ke mana saja tanpa terikat dengan yang lain sehingga akan lebih dekat dengan warga."Saya tidak jadi gubernur justru dapat berbuat lebih banyak. Bisa untuk Yogyakarta dan bangsa. Karena itu sudah komitmen saya sejak lama," kata suami Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas itu.Mengenai ketidaksediaannya menjadi Gubernur DIY lagi, diakui Sultan, memang menghentakkan semua orang. Tidak hanya di Yogyakarta saja tapi juga di Jakarta. "Namun kehadiran saudara-saudara di sini (Pagelaran Kraton) juga membuat mata dan telinga orang Jakarta ingin tahu," kata Sultan diiringi tepuk tangan warga sekali lagi.
(bgs/asy)











































