Dikepung Lumpur, 400 Warga Ketapang Keres Mengungsi
Rabu, 18 Apr 2007 14:55 WIB
Sidoarjo - Imbas luapan lumpur ke Desa Ketapang Keres Tanggulangin memaksa penduduk setempat mengungsi. 107 KK atau 400 jiwa warga RT 7 RW II memilih mengungsi di balai desa setempat.Meski lumpur belum menenggelamkan rumahnya, warga Ketapang Keres ini nekat mengungsi karena khawatir luapan lumpur akan kembali terjadi dan lingkungannya sudah tercemar.400 Jiwa itu menolak mengungsi ke Pasar Baru Porong dengan alasan lokasi tersebut sudah tidak layak untuk ditempati, karena fasilitas yang tidak memadai. Selain juga diakibatkan padatnya pengungsi saat ini yang berasal dari Desa Renokenongo dan Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera I."Kalau kita ke Pasar Baru nanti mau tidur di mana, apalagi wc-nya juga terbatas," kata Supartin kepada wartawan di Balai Desa Ketapang Keres, Rabu (18/4/2007).Supartin maupun warga yang lain juga mengaku resah karena belum adanya kejelasan ganti rugi seperti desa-desa yang lainnya yang telah menerima. "Sekarang baru didata yang katanya akan diserahkan ke Satlak untuk mendapatkan ganti rugi. Tapi itu apa benar atau tidak kita sendiri tidak tahu," katanya.Mengenai makanan, warga tidak lagi mengeluh. Sebab Satlak yang di Pasar Baru Porong telah mengirim jatah makanan sehari 3 kali dengan menu yang bervariasi. "Kalau makan kita sudah diberi," jawab dia.
(gik/asy)











































