Ibu Tiri Partahi Batal Kirim Uang Hasil Jual Lahan
Rabu, 18 Apr 2007 14:05 WIB
Semarang -
Untuk membiayai kuliah anak tirinya, Letkol CPM Sugiyarti, menjual lahan dan laku Rp 20 juta. Namun uang itu batal dikirim, karena anak tirinya mati ditembak di Virginia, AS.Minggu (15/4) lalu, almarhum Partahi Mamora Halumuan Lomban Toruan menelepon Sugiyarti menanyakan uang kiriman yang masih kurang. Sang ibu berjanji mengirim uang tersebut Kamis (19/4) besok."Tapi anaknya ternyata jadi korban penembakan di Virginia. Mungkin, ini yang membuat ibu (Sugiyarti) shock berat," kata ipar Sugiyarti, Sukarno, kepada detikcom di rumah duka, Jalan Sinar Waluyo Utara 761 Genuk, Semarang, Rabu (18/4/2007).Meski bukan anak kandungnya, Sugiyarti sangat sayang kepada almarhum. Sejak awal kuliah, personel Pomdam IV/Diponegoro itu berjuang mati-matian agar anaknya bisa meluluskan S3-nya.Sugiyarti rela menjual barang-barang yang ia punya untuk biaya kuliah anak tirinya. Terakhir, pelatih Perbakin itu hendak menjual mobil."Ya mau bagaimana lagi, kuliah di AS kan mahal. Dia (Partahi) kuliah dengan biaya sendiri. Tak ada beasiswa atau bantuan dari pihak mana pun. Semua ditanggung keluarga," papar Sukarno yang juga anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) itu.Sukarno menjelaskan, almarhum sudah hidup bersama ibu tirinya sejak umur 8-9 tahun, sehingga wajar jika keduanya dekat secara emosional. "Ibu sudah menganggap almarhum sebagai anak sendiri," katanya.Hingga kini, Sugiyarti masih terlihat shock. Ia terus menangis dan terkadang mengomel sendiri. Sejumlah tamu yang datang pun akhirnya hanya bisa mendengar kan omelan tersebut.Baik Sugiyarti maupun Sukarno tidak tahu persis bagaimana almarhum bisa kena tembak. Pihak KBRI, Deplu, maupun instansi pemerintah lain hanya mengucapkan bela sungkawa karena Partahi ikut jadi korban penembakan brutal itu.Di Semarang, Sugiyarti tinggal bersama satu-satunya anak hasil pernikahannya dengan ayah kandung almarhum, Letkol Lomban Toruan. Bersama adiknya, ia berangkat ke Jakarta nanti malam untuk mengikuti prosesi pemakaman.
(try/djo)










































