Penyulingan Air Laut Dibangun di Pelabuhan Tj Priok
Rabu, 18 Apr 2007 12:03 WIB
Jakarta - Penyulingan air laut sedang dibangun di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jika berhasil, proyek senilai Rp 95 miliar ini akan menyaingi PT Thames PAM Jaya (TPJ) yang selama ini memasok air bersih di pelabuhan tersebut."Pemasok sebelumnya, TPJ, terancam kehilangan pendapatan Rp 12 miliar per tahun," kata Kahumas Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Hambar Wijadi di lokasi pembangunan, Rabu (18/4/2007).Hambar mengatakan, proyek ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan pelabuhan Tanjung Priok. Namun jika berhasil, nantinya metode ini dapat diadopsi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga jakarta."Proses penyulingan air laut jadi air tawar ini akan menghasilkan air bersih 1 juta m3 per bulan. Kami membangun penyulingan karena banyak kapal yang berlabuh di pelabuhan dan membawa air bersih sendiri dari luar negeri seperti dari Singapura," ujar Hambar.Menurut Hambar, dari 16.214 kapal yang berlabuh, hanya kurang dari 30 persen atau 4 ribuan kapal yang mengisi air di pelabuhan Tanjung Priok. "Katanya air bersih kita kurang bagus," ujarnya.Hambar mengatakan, proyek penyulingan yang diadopsi dari proses penyulingan air di Timor Tengah ini sudah sesuai tender 2006 yang dikerjakan PT Metito Indonesia. "Kami berharap, tidak hanya air laut tapi juga air keruh maupun air sungai," paparnya.Menurut pantauan detikcom, berbagai peralatan canggih dari luar negeri mulai berdatangan di sekitar lokasi pembangunan. Alat-alat yang didatangkan langsung dari Prancis itu antara lain dua unit reverse osmosis dan water treatment plant.
(ken/nrl)











































