AS Tunggu Perkembangan Keselamatan Penerbangan RI
Rabu, 18 Apr 2007 10:59 WIB
Jakarta - Travel warning Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) kepada warganya agar tidak menggunakan maskapai penerbangan Indonesia bila menuju atau pun keluar dari Indonesia, menurut pihak Kedubes AS akan diberlakukan hingga melihat perkembangan tentang keselamatan penerbangan di Indonesia."Kita sudah membicarakan dengan Pemerintah Indonesia tentang warning ini, jadi bukannya tidak boleh terbang dengan pesawat Indonesia, tapi kami masih menunggu pemerintah RI mengenai perkembangan atas keselamatan transportasi udara di Indonesia," kata Kuasa Usaha Kedubes AS, John Heffern.Hal ini dia sampaikan sebelum dialog Indonesia-Amerika Serikat di bidang pertahanan di Departemen Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2007).Sementara itu, Principal Deputy Assistant Secretary of Defense for Asian and Pacific Security Affair Kedubes AS, Jim Shin, mengatakan bahwa forum dialog di bidang pertahanan ini merupakan agenda tahunan yang merupakan tindak lanjut dari pernyataan bersama antara Presiden RI dan Presiden AS saat kunjungan RI ke AS pada September 2001."Pada forum yang sekarang ini agendanya membicarakan masalah keamanan, seperti terorisme, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan masalah teritorial," kata Jim Shin.Delegasi Indonesia ada 28 orang dan dari AS ada 21 orang. Dialog yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini masih berlangsung dan tertutup untuk wartawan.
(nwk/nrl)










































