8 Siswa SMU NTT Dilarang Ikut UN Karena Hamil
Rabu, 18 Apr 2007 10:52 WIB
Kupang -
Delapan siswi SMU Efata Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, harus menelan pil pahit. Mereka dilarang mengikuti Ujian Nasional (UN) karena ketahuan hamil.Pihak sekolah mengambil keputusan tersebut karena menilai perilaku para siswi ini telah mencemarkan nama baik institusi. Tidak ada toleransi sedikit pun terhadap mereka.Kepala Sekolah Efata Soe, Wrg Tari, mengatakan kedelapan siswi itu terdiri dari 3 siswi jurusan Bahasa, 1 siswi jurusan IPA, dan 4 siswi jurusan IPS. Tari mengaku sangat prihatin terhadap perbuatan bebas para siswanya tersebut."Sekolah tidak memberikan toleransi atas kelakuan siswi yang seperti itu. Sebagai konsekuensinya, mereka dikeluarkan dari sekolah dan dilarang ikut UN," kata Tari.Secara umum, proses UN di NTT yang berlangsung serentak Selasa 17 April berlangsung aman. Hanya sejumlah sekolah di Kabupaten Timor Tengah Utara sempat kekurangan bahan ujian. Namun UN bisa dilangsungkan beberapa jam kemudian setelah bahan ujian cadangan didatangkan dari Kupang.
(djo/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































