Partahi Mamora, Teman Diskusi yang Menyenangkan
Rabu, 18 Apr 2007 09:40 WIB
Jakarta - Partahi Mamora Halomoan Lumbantoruan (34) memang telah tewas menjadi korban penembakan di Virginia Tech University AS. Namun kepingan kenangan masih tertinggal di hati rekan-rekannya, sesama alumnus Teknik Sipil Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung."Saya bukan teman dekatnya, tapi kita pernah cukup dekat waktu skripsi. Itu tahun 1997," kenang rekan satu almamaternya, Fajar Tjahjadi, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (18/4/2007).Diceritakan Fajar, saat skripsi 10 tahun lalu, mereka sama-sama mengambil kajian geoteknik. "Bertemu berdua secara khusus sih tidak pernah, tapi kami sering berdiskusi. Kita saling bantu data juga. Dia pintar, jadi enak diajak diskusi," tutur dia.Fajar mengaku tak cukup dekat dengan putera Letkol (Purn) Toham Lumbantoruan itu. Sebab selama kuliah S1 di Unpar sejak tahun 1991, mereka tidak pernah sekelas.Hanya saja, kegiatan di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil terkadang mempertemukan mereka. "Dia kan aktif di HMJ juga. Kalau lagi ada ospek, kita juga sering ikut rapat dan diskusi," imbuh Fajar.Di kampus, lanjut dia, Partahi cukup dikenal oleh mahasiswa satu angkatan. Partahi dikenal sebagai sosok yang solider, keras memegang prinsip, dan tidak macam-macam.Fajar dan Partahi lulus dan diwisuda bersama pada tahun 1997. Begitu lulus, pria yang kemudian melanjutkan studi di Universitas Indonesia mengaku tak lagi bertemu dengan Partahi. Sebab pemuda Batak itu melanjutkan studi S2-nya di Unpar."Waktu lulus S1, saya dengar dia cum laude, dan saya dengar waktu S2 juga cum laude," tambahnya.Apakah sudah mendengar kabar tewasnya Partahi? "Saya dengar soal penembakan itu. Lalu saya kontak juga beberapa teman satu angkatan. Soalnya kan banyak yang pakai nama Mamora. Eh, ternyata betul teman saya," ujar pria yang kini menjadi konsultan desain fisik transportasi ini dengan nada sedih.Kabar tewasnya Partahi juga mengagetkan rekannya yang lain, Ihsan Sahrul. "Saya cukup kaget, meski saya tidak dekat sama dia. Saya bukan teman satu ganknya. Tapi saya salut dia melanjutkan S3-nya," kata Ihsan yang kini bekerja di Info Media.
(nvt/nrl)











































