Presiden Bush Hadiri Peringatan 'Amerika Berkabung' di Virginia
Rabu, 18 Apr 2007 02:38 WIB
Virginia - Masyarakat Amerika Serikat, masih shock dengan tragedi berdarah terburuk dalam sejarah pendidikan di Amerika, yang berlangsung pada Senin 16 April, di Virginia Tech (VT) University. Presiden George W Bush dan ibu negara Laura Bush pun merasa harus untuk segera menyelenggarakan peringatan "Amerika Berkabung" di Cassel Colloseum, balairung terbesar di kampus VT tersebut.Seperti dilaporkan reporter detikcom Endang Isnaini Saptorini dari Washington, pada Selasa (17/4/2007) sekitar pukul 14.00 waktu Amerika Serikat atau Rabu (18/4/2007) pukul 01.00 WIB peringatan penembakan ini digelar di VT University.Acara ini dihadiri hampir seluruh mahasiswa dan staf akademika, serta Gubernur Virginia yang langsung bertolak pulang dari Tokyo, di tengah-tengah kunjungan misi perdagangan AS ke Jepang. Balairung tampak dipenuhi wajah-wajah duka para mahasiswa, juga civitas akademika, yang hadir dengan mengenakan atribut jaket maupun T-Shirt Kampus Politeknik tersebut. Jacob Lutz III, Rektor VT, dalam sambutannya juga menyatakan duka yag mendalam terhadap peristiwa yang menimpa kampus VT. Selain itu juga, dia memohon dukungan spiritual dari semua pemuka agama di Virginia untuk berdoa bersama untuk penyembuhan duka yang mendalam bagi setiap mahasiswa dan civitas akademika, khususnya masyarakat Blackburg, Virginia. Sambutan tersebut kemudian dilanjutkan dengan berdoa bersama dipimpin oleh para pemuka agama di kampus. Sementara itu Duta Besar Indonesia di Washington DC, Sudjadnan Parnohadiningrat, ketika dihubungi detikcom, kini sedang bertolak mengunjungi warganya yang tertembak di Blacksburg, Virginia. Menurut rencana jenazah akan dipindahkan dari Rumah Sakit "Medical Examination Office" ke Mc Coy Funneral Home. Sedang mengenai rencana pemulangan jenazah ke tanah air, diinformasikan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Kabid Konsuler Indonesia, Teguh Wardoyo, yang menyertai Duta Besar. "Keluarga korban di Indonesia, Bapak Tohon Lumbantoruan dan Ibu Sugiharti, telah kami hubungi dan sudah kami sampaikan ucapan turut berduka. Kami akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk membantu keluarga korban di tanah air," ungkap Teguh kepada detikcom.
(eis/ndr)











































