Reuni Lemhannas Penuh Tawa
Selasa, 17 Apr 2007 22:13 WIB
Jakarta - Salah satu yang paling menyenangkan dalam reuni adalah mengenang masa lalu. Semua yang terjadi di masa lalu, yang pahit sekali pun, mendadak jadi ringan untuk ditertawakan bersama.Demikian juga suasana dalam reuni HUT ke-29 IKAL (Ikatan Alumni Lemhanas) yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ny. Ani Yudhoyono. Acara yang berlangsung di Hotel Sahid Jakarta, Selasa (17/4/2007) malam ini sekaligus memperingati HUT ke 40 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Pemutaran tanyangan berjudul "Jejak Rekam Perjalanan Bangsa" diwarnai senyum simpul dan tawa ringan seribuan hadirin yang terdiri pejabat tinggi negara dan anggota parlemen. Padahal yang tengah ditampilkan adalah persoalan bangsa yang dulu dianggap masalah berat.Ini terjadi saat foto-foto mantan pejabat publik terlibat kasus korupsi ditayangkan. Tawa kecil mengiringi tampilan Said Agil Al Munawwar (Menag), Theo F. Toemion (ketua BKPM) hingga Widjannarko Puspoyo (dirut Bulog).Volume tawa mengeras saat di layar tampil adegan baku hantam anggota DPR saat berlangsung rapat paripurna. Peristiwa yang sempat bikin geger itu menjadi terasa lucu dan karenanya enak jadi bahan tertawaan bahkan oleh anggota DPR alumni Lemhannas yang hadir.Suasana ceria meredup ketika rentetan bencana alam dan musibah tranportasi yang menimpa Tanah Air memenuhi layar. Mulai dari hilangnya Adam Air sampai banjir Ibu Kota.Tapi mendadak tawa dan tepuk tangan hadirin kembali membahana. Pemicunya adalah tampilnya potret juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan. Reuni memang saat berbagi ceria dengan teman lama. Saat tepat sejenak melupakan duka dendam masa lalu.
(lh/asy)











































