SBY Pidato, Undangan Tertidur
Selasa, 17 Apr 2007 12:26 WIB
Jakarta - Entah karena ngantuk berat atau pidato Presiden SBY yang membosankan, seorang tamu undangan yang hadir dalam HUT ke-5 PPATK di Istana Negara tertidur. "Tolong itu dibangunkan yang di depan," kata SBY sambil menunjuk ke tamu undangan yang duduk di deretan depan di balik deretan kursi-kursi menteri kabinet Indonesia Bersatu.Tamu itu duduk di sebelah kiri ruangan di sekitar lukisan foto mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Kursi-kursi di sana mayoritas dikuasai oleh tamu undangan laki-laki.Melihat polah tamu itu, wajah SBY tampak 'ditekuk'. Dia langsung melanjutkan pidatonya yang sempat terhenti sejenak.Teguran SBY dilontarkan setelah 30 menit memberikan pidato kuliah umum menyambut Ulang Tahun ke-5 PPATK di Istana Negara, Jalan Veteran, Selasa (17/4/2007) sejak pukul 11.00 WIB.Dalam pidato itu, SBY membeberkan seputar kejahatan pencucian uang di Indonesia yang merugikan negara. Pidato ini disampaikan setelah presentasi dari pembicara tamu Vic Aquino, dari Antimoney Laundering Council, Filipina dan Neil Jensen dari Australian Transaction Reports and Analysis Center.Sontak acara yang dihadiri 275 orang ini terusik. Tamu undangan yang hadir pun bertanya-tanya siapa orang yang dimaksud orang nomor satu di Indonesia itu."Ada apa sih, ada apa sih"? tanya tamu undangan sambil clingak-clinguk.Wartawan pun ikut bertanya dan mencari orang yang ditegur SBY itu. Wartawan yang duduk di samping kanan ruangan langsung berdiri dan naik ke panggung kecil yang biasa di pakai untuk kamera."Yang mana ya orangnya," tanya wartawan kebingungan.Pengamatan detikcom, tidak hanya tamu undangan yang ditunjuk SBY yang tertidur. Beberapa tamu lainnya juga pulas. Ada undangan yang tidur di deretan belakang dan pojok ruangan belakang. Zzzz!
(aan/asy)











































