Tim Independen Pantau UN, Kebocoran Soal di Jakarta Nihil
Selasa, 17 Apr 2007 10:28 WIB
Jakarta -
Guna mengantisipasi kebocoran soal-soal ujian nasional (UN), DKI Jakarta mengerahkan tim independen. Tim ini memantau pelaksanaan UN di sekolah-sekolah. Belum ada laporan kebocoran soal UN.Tim pemantau ini terdiri dari dewan pendidikan, perguruan tinggi mahasiswa dan dosen."Ini maunya pemerintah supaya ujian nasional berkualitas, transparan dan tidak ada kasus pembocoran, serta pendistribusian soal," kata Wagub Fauzi Bowo.Hal ini disampaikan Foke saat memantau UN di MAN 12, Jalan Duri Kosambi, Tangerang, Jawa Barat, Selasa (17/4/2007).Selain itu, menurut dia, ada pertemuan komite sekolah dengan dewan pendidikan dibantu para guru di setiap sekolah. Pertemuan itu untuk menyiapkan moral stake holder supaya tidak mudah terbawa arus-arus yang tidak bertanggung jawab."Itu satu hal yang bagus terutama dalam rangka hajat besar ujian nasional ini," ujarnya.Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Margani Mustar mengaku belum ada kebocoran UN di DKI Jakarta. Jika ada, sanksi terhadap pelaku kebocoran dijatuhkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan."Karena itu, kita akan membantu mengawasi dalam pelaksanaan sistem UN mulai dari distribusi soal sampai soal dibuka di depan kelas," ujar Margani.Selain itu, lanjut dia, dilakukan pembinaan terhadap pelaku operasional penyelenggaraan ujian nasional ini.Foke dan rombongan sebelumnya mengunjungi SMAN 33, Cengkareng. Cagub DKI Jakarta ini didampingi Kak Seto, dan pejabat Pemprov DKI Jakarta.UN diikuti 121.776 siswa DKI Jakarta. Rinciannya, 58.806 siswa SMA, 3.777 siswa MA, 49 siswa SMA LB, 59.114 siswa SMK.Pelaksanaan ujian nasional untuk SMA, SMK dan MA digelar 17-19 April. Sedangkan ujian susulan digelar 24-26 April. Pengumuman 16 Juni.Foke juga menyampaikan, Pemprov DKI juga mengeluarkan dana Rp 5,1 miliar untuk beasiswa 3.625 siswa berbakat dan kurang mampu di tingkat Aliyah dan SMK.Bea siswa juga untuk membantu siswa yang punya akses, tetapi tidak punya dana agar punya kehidupan yang layak bagi masa depannya.
(aan/umi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































