Si Doel Dilirik Moncong Putih
Senin, 16 Apr 2007 17:21 WIB
Jakarta - Posisi mantan Pangdam Jaya Mayjen Purn TNI Slamet Kirbiantoro sebagai cawagub dari PDIP untuk Pilkada DKI Jakarta ternyata belum final. Partai berlambang banteng moncong putih ini melirik Rano Karno alias Si Doel.Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu masih menggodok sejumlah nama yang diajukan dalam rakerdasus beberapa waktu lalu.Kepala Balitbang DPD PDIP DKI Jakarta Budi Arie Setiadi mengungkapkan, Slamet kini kurang populer dalam bursa cawagub PDIP. Dua nama yang justru baru-baru muncul adalah Jasri Marin dan Rano Karno."Sejak awal sebenarnya yang masuk dalam penghitungan di PDIP yaitu Jasri Marin dan Rano Karno. Dua nama itu yang kuat," ujar Budi kepada detikcom, Senin (16/4/2007).Menurut Budi, wacana yang berkembang seakan-akan menyebutkan PDIP mengusung Slamet hanyalah pendapat pribadi. "Ketua DPD memang pernah menyebut SK, tapi itu bukan keputusan partai. Itu masih pendapat pribadi ketua DPD," tutur Budi.Bahkan Budi mengungkapkan, menguatnya nama Jasri dan Rano tidak terlepas dari pegaruh kecenderungan Megawati dan Taufiq Kiemas. Secara pribadi, lanjut politisi jebolan UI ini, Mega lebih cenderung memilih Rano sebagai pendamping Fauzi Bowo alias Foke. "Tapi kalau Pak Taufiq cenderung kepada Jasri," tuturnya.Sementara Wakil Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Dhia Prekasha Yudha menambahkan, faktor popularitas menjadi salah satu pertimbangan menguatnya Rano sebagai cawagub dari PDIP.Jika Foke diduetkan dengan Rano, hal itu bisa menekan angka golongan putih (golput) pada pilkada."PDIP serahkan kembali kepada cagub, mau Rano apa Jasri. Jika ingin menekan golput, ya dengan Rano, tapi jika soal kemampuan mengatur dan bekerjasama, ya dengan Jasri," ujar Yudha yang juga sebagai kepala Departemen Infokom PDIP DKI Jakarta ini.Dia juga mengatakan alasan kemungkinan besar partainya tidak memutuskan Slamet sebagai pendamping Foke, yakni jika PDIP memilih Slamet, hal itu bisa menguntungkan PAN yang hingga kini belum menentukan sikap politik.Informasi yang diterima detikcom, Koalisi Jakarta sebenarnya sudah mengantongi satu nama sebagai pendamping Foke. Isu yang beredar, satu nama itu menguat kepada sosok Jasri Marin."Untuk pilkada ini, partai oposisi lebih baik berkoalisi dengan partai pemerintah demi mengamankan DKI Jakarta ini," pungkas Yudha saat dikonfirmasi.
(anw/sss)











































