Final L`Oreal e-Strat Challenge
Tim Rajawali ITB: Ramah Lingkungan, Imej Moderen
Senin, 16 Apr 2007 14:25 WIB
Den Haag-Bandung - Menghadapi Jerman, Rusia, Italia, Turki, Brazil, Cina dan AS di final, Tim Rajawali ITB akan mempresentasikan perusahaan Indonesia ramah lingkungan, dengan imej moderen.Tim akan terbang ke Paris hari ini, Senin (16/4/2007), jam 15.00 WIB atau 1,5 jam setelah berita ini dinaikkan. Diperkirakan tim akan tiba di Paris pada Selasa. Esoknya Rabu (18/4/2007) mereka sudah harus bertempur di final di Head Office L`Oreal Paris.Lawan-lawan di final yang harus dihadapi Tim Rajawali adalah tim FreibergerMounties, Technische Universitat Bergakademie, Freiberg, Jerman (Juara Zona 1); RoC, Universita Bocconi, Milan, Italia (Juara Zona 2); Farsighted, Tambov State Technical University, Rusia (Juara Zona 3); RoadRunner, Marmara University, Turki (Juara Zona 4); BLM, Universidade Federal do Rio de Janeiro, Brazil (Juara Zona 5); Goldengopher, University of Minnesota - Carlson School of Management, AS (Juara Zona 6); dan TheChinaTeam, Shanghai Jiaotong University, Cina (Juara Zona 7). "Presentasi final akan diadakan pada 18/4 di Head Office L`Oreal. Masing-masing tim diberi waktu 20 menit," kata anggota tim Rajawali ITB, Yafis Afi, dalam perbincangan jarak jauh dengan detikcom, Sabtu (14/4/2007). Untuk babak final, tim beranggotakan 3 orang ini telah menetapkan pembagian tugas sedemikian rupa. Pandu W. Sastrowardoyo sebagai Chief Executive Officer (CEO), Krisna Murti sebagai Chief Operating Officer (COO), dan Yafis sendiri sebagai Chief Financial Officer (CFO). Sebelumnya dalam proses keseluruhan tahapan (online, business plan, presentasi), tim telah berganti-ganti posisi untuk mengoptimalkan potensi masing-masing anggota. Project manager untuk tiap tahap ditunjuk bergantian. Mahasiswa S1 Teknik Penerbangan ITB itu mengungkapkan bahwa perusahaan yang akan dipresentasikan di final oleh Tim Rajawali merupakan perusahaan kosmetika dan kecantikan, yang memadukan berbagai bahan-bahan tradisional khas Indonesia dengan teknologi dan imej moderen. Perusahaan terbaik, yang "dibeli" oleh L`Oreal, itulah yang akan keluar sebagai juara.Menjawab pertanyaan tentang corporate social responsability (CSR), Yafis mengatakan bahwa perusahaan Tim Rajawali merupakan perusahaan yang sadar betapa penting tanggung jawab lingkungan dan sosial. Produk perusahaannya menggunakan bahan-bahan alami dan limbah hasil produksi daur ulang, agar tidak mencemari lingkungan."Tiap tahunnya kami meluncurkan beberapa program CSR baik untuk bidang lingkungan maupun sosial. Program-program tersebut mampu meningkatkan imej perusahaan di mata semua pihak. Jadi perusahaan kami tidak hanya mencari keuntungan semata namun juga peduli terhadap sosial," ujar mahasiswa kelahiran Badung (Bali), dari pasangan Matgani dan Sunarijah itu.Yafis tidak bersedia menjawab saat ditanya lebih jauh soal produk, brand dan spesifikasinya, karena cukup sensitif untuk kepentingan timnya. "Tiap tim punya kebijakan sendiri-sendiri untuk meluncurkan produk mereka. Untuk yang satu ini sepertinya tidak bisa dijawab," elak mahasiswa S1 Teknik Penerbangan ITB itu.Pemuda berwajah oval ini mengaku tidak gentar dengan tim-tim dari universitas terkemuka di dunia. Menurutnya, semua tim memiliki peluang untuk menjadi juara. "Tantangan terbesar justru bagaimana mengeluarkan kemampuan terbaik dari tim (Rajawali)," demikian Yafis.
(es/es)











































