Warga Perum TAS I Menolak Digiring ke Kantor Ical

Warga Perum TAS I Menolak Digiring ke Kantor Ical

- detikNews
Senin, 16 Apr 2007 12:52 WIB
Jakarta - Meski basah kuyup diguyur hujan, sekitar 135 warga Perum TAS I Sidoarjo memilih bertahan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara. Mereka menolak digiring ke Kantor Menko Kesra di Jalan Medan Merdeka Barat.Di kantor Ical, warga rencananya akan ditemui perwakilan Istana yang menangani kasus lumpur Lapindo.Karena itu ketika Kabag Operasi Polres Jakarta Pusat Kompol I Wayan Sugiri meminta demonstran menemui perwakilan dari Istana dan Tim Kesra di kantor Ical, warga tidak ada yang beranjak."Sekarang sudah ada tim dari Istana menunggu di Kesra," kata Wayan di depan perwakilan warga Perum TAS I.Namun warga yang diwakili juru runding Soemitro menolak ke kantor Menko Kesra. Mereka tetap ingin menyampaikan aspirasinya di depan Istana Merdeka. Mereka tidak peduli, apakah Presiden SBY sibuk atau tidak saat ini.Soemitro mengatakan, keinginan warga untuk bertahan didasari keinginan kuat agar Presiden menghapus Perpres 14/2007."Kami tetap berada di sini dengan harapan Bapak Presiden akan bertemu kami terkait Perpres yang diputuskan 8 April lalu," kata Soemitro.Soemitro beralasan yang bisa mengubah Keppres adalah Presiden bukan bawahan atau tim dari Menko Kesra."Kami datang dari Sidoarjo bukan untuk mencurahkan kebencian, tapi membawa salam damai," kata dia.Demo warga Perum TAS I ini dijaga sekitar 200 polisi. (umi/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads