Bripda Norman Tembak Mati Pengusaha Es karena Senggolan
Senin, 16 Apr 2007 11:37 WIB
Semarang - Citra kepolisian kembali tercoreng. Bripda Norman Irawan (26) ditangkap karena menembak mati pengusaha es balok, Tranggono Sutejo (67). Norman dendam karena mobilnya bersenggolan dengan korban.Penembakan Tranggono dilakukan pada 11 Maret 2007 lalu. Sedangkan peristiwa senggolan mobil terjadi seminggu sebelumnya di kawasan Jatingaleh, Semarang.Pada 11 Maret, pelaku mengetahui mobil korban melintas di depan Toko Tong Hin Semarang. Saat itu, pelaku bersama seorang temannya berinisial H. Pelaku membuntuti korban hingga Hero di Jalan Sultan Agung."Pelaku mendatangi mobil dan langsung menyekap korban untuk minta ganti rugi. Mulut korban dilakban dan tangan diikat," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Tengah, AKBP Zaenal Arifin Palewang, di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Senin (16/4/2007).Kemudian, pelaku mengambil alih kemudi dan mengajak korban ke ATM untuk mengambil uang ganti rugi. Sesampai di ATM, ternyata, saldo di rekening korban hanya Rp 60 ribu. Pelaku langsung menuju Hero untuk mengantar H."Usai mengantarkan temannya ke Hero, pelaku membawa korban ke arah Hutan Sigar Bencah, Bulusan, Tembalang, Semarang. Di sanalah, pelaku mengeksekusi korban," kata Zaenal.Zaenal menegaskan, teman Norman sama sekali tak terlibat dalam eksekusi pengusaha es yang tinggal di Jalan Rinjani 6 Semarang itu. Saat ini, Norman terus diperiksa intensif dan tertutup di Mapolda.
(try/nrl)











































