Antisipasi Kebocoran, 400 Polisi Kawal UN di Surabaya
Minggu, 15 Apr 2007 21:16 WIB
Surabaya - Polwiltabes Surabaya akan menerjunkan 400 personel polisi untuk mengamankan berlangsungnya Ujian Nasional (UN) SMU di Surabaya. Pengamanan ini untuk menghindari praktek jual beli naskah ujian. UN yang akan berlangsung 17-19 April 2007 mendatang di Surabaya, akan diikuti 98 SMK, 152 SMU, serta 2 sekolah Madrasah Aliyah. Kabag Bina Mitra Polwiltabes Surabaya, AKBP Sri Setya Rahayu kepada wartawan mengatakan, penjagaan 400 personel di semua sekolah itu dilakukan secara tertutup dan terbuka. Setiap sekolah dijaga 2 personel."Di luar sekolah tetap mendapat pengawasan," kata Yayuk ketika dihubungi detikcom, Minggu (15/4/2007). Polisi, kata Yayuk, akan mengamankan UN mulai dari pendistribusian naskah hingga pengamanan naskah setelah ujian. "Sekarang naskah disimpan di Polwil dan Senin nanti diambil sub rayon masing - masing dengan didampingi dua petugas," terangnya. Ketatnya pengamanan naskah itu, kata Yayuk, untuk menghindari kebocoran naskah. "Hari Selasa pagi, baru naskah disalurkan ke sekolah-sekolah," tambahnya.Jadwal UN untuk SMA dan sederajat diadakan pada 17-19 April 2007. Sedangkan untuk ujian susulan SMA dilaksanakan pada 25-27 April 2007.Mata pelajaran yang diujikan untuk Program IPS terdiri dari Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Ekonomi. Untuk Program IPA terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris. Sedangkan untuk Program Bahasa terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Asing, dan Bahasa Inggris.
(fay/fay)











































