Semburan Gas Mudah Terbakar, Listrik Rumah Achmad Dipadamkan

Semburan Gas Mudah Terbakar, Listrik Rumah Achmad Dipadamkan

- detikNews
Minggu, 15 Apr 2007 17:17 WIB
Sidoarjo - Semburan air bercampur gas di rumah Achmad Ducha, Desa Mindi, Kecamatan Porong, Sidoarjo, belum menunjukkan tanda-tanda melemah. Pemilik rumah dilarang menyalakan api dan listrik dalam radius 10 meter dari pusat semburan yang berada di ruang cuci itu."Kita diminta untuk tidak menyalakan api atau pun listrik. Tidak tahu kenapa, katanya sih membahayakan karena gas hidrokarbon," kata Achmad Ducha saat dihubungi detikcom, Minggu (15/4/2007) sore.Karena khawatir terjadi apa-apa, dia pun menuruti perintah petugas Fergaco yang biasa menangani gas di pusat semburan lumpur Lapindo.Sebagian rumah Achmad yang berlantai dua pun kondisnya menjadi gelap gulita. Ruangan yang listriknya dipadamkan antara lain dapur, kamar mandi, gudang, tempat menyerika pakaian, dan ruang keluarga."Kita semua pindah di atas, karena di bawah gelap," terangnya. Untuk menghindari semburan semakin besar, Achmad tidak keberatan jika Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) akan menutup sumber semburan dengan semen."Tidak masalah ditutup asal tidak menyembur lagi. Tapi kalau nanti menyembur di ruang lain, saya akan pindah rumah asal ada kejelasan ganti rugi," tegasnya. (ze/aba)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads