Ruangan Mirip Sel Bikin Plt Rektor IPDN Penasaran

Ruangan Mirip Sel Bikin Plt Rektor IPDN Penasaran

- detikNews
Minggu, 15 Apr 2007 14:08 WIB
Jakarta - Ruangan kecil di Kantor Pengendali Keamanan IPDN membuat Plt Rektor IPDN Prof Dr Johanis Kaloh penasaran. Dia menyempatkan diri untuk melihat 'sel' itu.Johanis ingin mengecek apakah benar ruangan itu dipakai sebagai ruang tahanan bagi praja IPDN."Pokoknya saya ingin terbuka, makanya saya datangi klinik, makam yang dianggap misterius dan sekarang ke ruangan ini," ujar di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (15/4/2007).Ruangan misterius itu berada di dalam kantor Pengendali Keamanan IPDN yang terletak di depan gerbang sebelah kiri IPDN. Ruangan berukuran 2 x 4 meter, dinding bercat putih. Memang mirip sel tahanan, soalnya ada pintu jeruji, dan jendelanya pun memakai jeruji besi. Di dalamnya da dua kasur busa tanpa sprei, tumpukan kertas, 5 buah kardus, meja, lemari kecil. Ruangan ini bersih, tidak lembab dan berlantai keramik. Menurut Kepala Bagian Kesatrian IPDN Murdyana, sejak dia masuk ke IPDN pada tahun 1991 dan mulai menjabat sebagai Kabag Kesatrian IPDN pada tahun 2007, ruangan ini sudah ada."Tapi saya tidak pernah mendapat kabar ruang ini dipakai sebagai tahanan bagi pelajar yang melakukan pelanggaran," kata dia sambil menunjuk isi ruang tersebut.Selama ini ruang tersebut digunakan sebagai gudang penyimpanan dan kadang juga sebagai tempat tidur. "Kami juga sering melakukan salat di sana," ujarnya.Mesin Tik TuaDi luar ruangan itu ada sebuah mesin tik tua. Wartawan pun iseng bertanya, apakah mesin tik itu untuk membuat BAP. "Bukan, ini buat mengetik jadwal pengamanan," kilahnya.Sementara itu Kasubag Pengamanan Dalam IPDN, Ashari, mengatakan tiap harinya ada sekitar 90 petugas pengamanan dalam yang bertugas 24 jam mengamankan IPDN. Luas kampus IPDN sekitar 280 hektar yang terdiri dari 80 hektar bangunan fisik dan sisanya lapangan terbuka.Di lingkungan kampus ada sekitar 16 pos pengendali keamanan yang dijaga 2-4 penjaga yang terbagi dalam 2 giliran (shift)."Tindakan kriminal yang dilakukan oleh praja seperti pencurian bukan kami yang menangani, yang menangani langsung dari bagian pengasuh, pengamanan dalam hanya untuk mengamankan wilayah," ujar Ashari. (ddn/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads