SBY Berkisah tentang Tokoh Marah dan Minta Isu Reshuffle Distop

SBY Berkisah tentang Tokoh Marah dan Minta Isu Reshuffle Distop

- detikNews
Minggu, 15 Apr 2007 13:26 WIB
Jakarta - Munculnya kembali wacana reshuffle kabinet rupanya sedikit banyak mengganggu kinerja pemerintahan. Presiden SBY meminta agar isu tersebut dihentikan demi efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahannya."Saya minta dengan segala itikad baik, untuk menumbuhkan ketenangan kerja di jajaran kabinet. Tolong batasilah dengan tiba-tiba (bilang/memberitakan) SBY sedang mempersiapkan reshuffle, yang akan diganti 3 menteri namanya ini ini ini. Janganlah menteri yang bertugas terganggu dengan isu itu," tutur SBY di Kebun Duren Warso, Ciawi, Bogor, Minggu (15/4/2007). SBY mengungkapkan, gangguan yang terjadi atas pemberitaan reshuffle kabinet ketika hendak melakukan reshuffle pertama tahun 2005, dan ketika pemerintahannya mulai menyusun kabinet tahun 2004. Ketika itu di media massa sudah bermunculan daftar kandidat calon menteri yang akan diangkatnya. Tapi ternyata, ketika susunan yang resmi keluar, dan nama-nama tersebut tidak masuk di dalamnya, gangguan pun mulai berdatangan.Para tokoh yang ternyata tidak masuk dalam daftar kabinet, menumpahkan kemarahannya kepada Presiden, baik lewat surat maupun lewat SMS."Beliau-beliau merasa dijelek-jelekkan. Marah betul kepada kami. Lalu saya berpikir, lho itu kan dari pengamat, media massa, atau sumber lain yang tidak jelas. Tapi jadi mengganggu akhirnya," curhat SBY. (nrl/ddn)


Berita Terkait