SBY: Jangan Lagi Ada Gerakan Tutup Mulut di IPDN

SBY: Jangan Lagi Ada Gerakan Tutup Mulut di IPDN

- detikNews
Minggu, 15 Apr 2007 11:57 WIB
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan IPDN membuka akses seluas-luasnya bagi tim evaluasi penyelenggaraan pendidikan IPDN. Jangan ada lagi gerakan tutup mulut di sekolah calon pamong praja itu."Buka akses seluas-luasnya. Jangan ada lagi GTM - gerakan tutup mulut," cetus SBY usai makan durian di Perkebunan Durian Cihideung, Desa Cipelang, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/4/2007).Tim yang dipimpin Ryaas Rasyid ini akan "menyatroni" kampus IPDN Jatinangor mulai Senin, 16 April 2007. Dalam 2 bulan, tim ini harus memberikan laporan evaluasi sistem pendidikan kedinasan di bawah Depdagri ini.Untuk itu, dalam proses kerja yang berlangsung selama 2 bulan itu, Presiden meminta masyarakat dan pihak-pihak yang concern dengan IPDN bersikap obyektif. Tidak tepat jika keterangan-keterangan yang masih bersifat sementara sudah dikomentari terlebih dahulu.Laporan tim evaluasi itu juga akan menentukan set up baru IPDN. Namun pemerintah masih harus menunggu sampai 2 bulan ke depan.Terkait dengan desakan pembubaran lembaga pendidikan ini, Presiden minta agar dipikirkan secara masak-masak. Pemerintah harus mempertimbangkan nasib 4.653 praja yang kini sedang menempuh pendidikan sebagai calon pamong."Mungkin itu pandangan penuh emosi. Mari kita pikirkan secara rasional. Kalau kita tutup, bagaimana nasib praja yang kini sedang digodok di sana. Paling tidak, mari kita kawal sampai pendidikannya selesai di sana," tandas SBY. (aba/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads