Mobil Kelas Berjalan Kak Seto Mangkal di Kramat Jati
Sabtu, 14 Apr 2007 21:02 WIB
Jakarta - Belajar dapat dilakukan di mana saja, tidak harus selalu di sekolah. Contohnya saja Pasar Induk Kramat Jati yang disulap menjadi kelas tempat belajar anak-anak.Sebuah mobil kelas berjalan Kak Seto terparkir di salah satu tempat penampungan di pasar Kramat Jati. Mobil warna-warni dan bergambar kartun ini merupakan solusi pemerataan pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu.Dalam mobil itu terlihat Kak Seto. Anak-anak ini langsung berlari dan menyerbu Kak Seto. Kesempatan ini pun mereka gunakan dengan mengabadikan moment ini dan berfoto bersama serta meminta tanda tangan.Setelah beberapa menit mereka bercengkrama, proses belajar pun dimulai. Anak-anak ini terlihat sangat antusias."Belajar itu bisa di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja," kata Kak Seto di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (14/4/2007).Menurut Kak Seto, anak-anak menjadi malas bukan karena kesalahan mereka. Terkadang orangtua tidak bisa menunjukkan cara belajar yang baik dan nyaman.Kak Seto menjelaskan, dalam mobil kelas berjalan ini anak-anak diberikan fun learning, active learning, dan contectual teaching learning. "Fun learning seperti game dan tebak-tebakkan yang dapat menstimulus anak-anak untuk berpikir," tandasnya.Sementara itu Direktur Pendidikan Kesetaraan Dirjen PLS Depdiknas Ella Yulaelawati mengatakan hak belajar setiap anak harus dipenuhi dan dalam hal ini Depdiknas memberi materi pelajaran yang mereka peroleh sama seperti sekolah normal."Ini tetap mengacu pada kurikulum Depdiknas dan standar kelulusan dari Badan Standar Nasional Kelulusan Pendidikan (BSNKT)," pungkasnya. Ella mengatakan dengan pembelajaran ini, kompetensi atau kualitas mereka diharapkan tidak kalah bersaing dengan rekan sebayanya yang bersekolah di sekolah yang formal.
(mly/mly)











































