Tunggu IS & R, Mobil Indosiar & MetroTV Ditabrak Pemuda Mabuk

Tunggu IS & R, Mobil Indosiar & MetroTV Ditabrak Pemuda Mabuk

- detikNews
Sabtu, 14 Apr 2007 07:26 WIB
Jakarta - Wartawan yang sedang bertugas di Mabes Polri dikejutkan kejadian ditabraknya kendaraan operasional milik Indosiar dan MetroTV. Dua mobil itu ditabrak pemuda, RA (22), yang diduga mabuk.Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/4/2007) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu kedua kendaraan operasional itu diparkir tepat di pinggir jalan depan Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta.Menurut keterangan saksi mata, mobil Toyota Yaris warna hitam bernopol B 8525 QO melintas dengan kecepatan tinggi di depan tikungan Mabes Polri. Namun, tiba-tiba mobil yang ditumpangi 4 pemuda yang habis dugem itu membanting stir ke kiri.Tak dapat mengendalikan stirnya, mobil itu pun menabrak mobil milik Indosiar bernopol B 2782 NZ yang sedang diparkir di pinggir jalan. Bak karambol, mobil Indosiar itu pun langsung menabrak mobil MetroTV yang diparkir tepat di depannya.Tak ayal, ketiga mobil itu pun ringsek. Bemper belakang mobil Indosiar hancur dan bemper bagian depannya pun penyok. Keadaan serupa juga menimpa mobil Metro TV. Bemper bagian belakangnya penyok. Sedangkan mobil Yaris kap mesin depannya hancur.Kejadian yang menimpa 2 mobil operasional ini sebelumnya tidak disadari sopir kedua mobil itu. "Saya waktu baru saja memberikan kaset ke mesenjer. Terus, saya masuk ke dalam mobil. Tiba-tiba, saya merasa ada gempa. Tapi setelah sadar, ternyata mobil saya ditabrak dari belakang," ungkap Samsuri, sopir mobil Indosiar.Setelah menyadari kejadian itu, lanjut Samsuri, dirinya langsung menelepon 2 rekannya yang sedang bertugas di dalam Mabes Polri. Laporan itu pun langsung direspon wartawan Indosiar yang diikuti rekan wartawan lainnya. Setelah sempat mendapatkan penjelasan dari Samsuri, belasan wartawan yang keluar Mabes pun langsung berdebat dengan 4 pemuda itu. Para pemuda yang sedang mabuk itu mengaku bahwa ayahnya bekerja di Mabes Polri.Mendengar penjelasan itu, wartawan pun mendesak agar para pemuda itu menyebutkan identitas ayahnya itu. "Siapa nama bapak kalian. Sebutin. Kami kenal polisi-polisi yang kerja di sini," ujar salah satu wartawan dengan lantang.Namun, para pemuda itu tetap pada pendiriannya untuk tidak mengungkapkan siapa ayahnya. Untungnya, kekisruhan ini tidak berlangsung lama. Polisi yang sedang berjaga langsung menuju ke lokasi kejadian. Begitu pula dengan anggota Polres Jakarta Selatan yang sedang berpatroli.Perdebatan itu pun berakhir dengan damai. Empat pemuda itu berjanji akan mengganti seluruh kerusakan yang dialami kedua kendaraan operasional itu. Tak lama kemudian, mobil derek dari Polres Jakarta Selatan pun tiba di lokasi. Mobil itu menderek kendaraan milik Indosiar yang bemper belakangnya hancur. Wartawan pun kembali masuk ke dalam markas polisi itu. (ary/ary)


Berita Terkait