RI Jadi Tuan Rumah Kongres Dokter Jantung ASEAN
Jumat, 13 Apr 2007 18:09 WIB
Jakarta -
Indonesia kembali mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan kongres internasional dokter spesialis jantung dan pembuluh darah se-ASEAN ke-16. Acara tersebut akan berlangsung selama empat hari mulai 18-21 April 2008 di Nusa Dua, Bali.Kongres ini pertama kali diselenggarakan di Indonesia tepatnya pada tahun 1977 yang pada saat itu dipelopori oleh dr Sukaman. Sejak saat itu, setiap dua tahun sekali diadakan kongres yang sama di negara-negara ASEAN secara bergantian."Acara ini bertujuan untuk menggalang kebersamaan dokter-dokter ahli jantung di ASEAN", ungkap dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Harapan Kita Idris Idham saat jumpa pers di Paviliun Bidakara, Kompleks RS Harapan Kita, Jl S Parman, Jakarta, Jumat (13/4/2007).Menurut Idris, banyak pakar jantung di seluruh dunia akan hadir dalam acara ini. "Para pakar yang akan kita undang tidak hanya dari ASEAN, tetapi juga dari negara-negara di benua Eropa, Australia dan Amerika", tambah dia.Dalam kongres ini, akan dibahas tentang penemuan-penemuan teknologi pencegah penyakit jantung terkini, misalnya pengobatan gagal jantung tanpa operasi. Kongres ini juga akan memilih perwakilan Indonesia untuk menjadi ketua perhimpunan dokter jantung ASEAN.Sementara Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) dr M Munawwar mengatakan, saat ini jumlah dokter ahli jantung di Indonesia hanya mencapai 400-an orang. Padahal jumlah penderita jantung di Indonesia terus bertambah. "Kita usahakan tahun 2020 nanti akan bertambah lagi 500-an dokter ahli jantung di Indonesia," kata Munawwar.Munawwar juga menambahkan, yang terpenting bukan kuantitas dokternya, namun kualitas yang harus lebih diutamakan.
(anw/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































