Selidiki Mercy Maut, Polri Datangkan Teknisi Mercedes

Selidiki Mercy Maut, Polri Datangkan Teknisi Mercedes

- detikNews
Jumat, 13 Apr 2007 17:53 WIB
Kuningan - Polisi belum berhasil membuktikan ada kebocoran asap knalpot di mobil Mercy B 678 MW yang menewaskan H Imam Ali dan 3 orang lainnya. Kadar karbonmonooksida (CO) di dalam mobil itu masih di bawah ambang batas. Untuk membuktikan kadar CO, polisi akan mendatangkan teknisi dari Mercedes Benz. "Besok, kita datangkan seorang teknisi dari Mercedes untuk memastikan apakah ada kerusakan AC atau tidak," kata Kapolwil Cirebon Kombes Pol Bambang Puji Raharjo kepada wartawan di Mapolres Kuningan, Jumat (13/4/2007). Jumat siang, tim Puslabfor Mabes Polri kembali gagal mengecek kadar CO di dalam Mercy maut itu. Uji kelembaban yang dilakukan tidak menunjukkan bahwa ada kadar CO yang tinggi di dalam mobil buatan 1989 itu. Sebelumnya Puslabfor telah melakukan uji binatang. Seekor kelinci dimasukkan ke dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC hidup. Setelah beberapa jam di dalam mobil, kelinci ternyata tetap hidup, hanya lemas saja. Hingga saat ini, mobil Mercy ini masih berada di Mapolres Kuningan untuk dilakukan penyelidikan. Mobil tersebut dijaga ketat polisi dan dipasangi police line. H Imam Ali Jarang Makan Nasi? Sementara itu, tim dari Mabes Polri juga telah meminta keterangan keluarga H Imam Ali. Mereka tidak ditanya mengenai mobil maut itu, tapi mengenai pola makan Imam Ali. Salah satu pertanyaan yang diajukan polisi kepada keluarga adalah apakah Imam Ali memang jarang makan nasi. Setidaknya ada dua anggota keluarga Imam Ali yang dimintai keterangan. Yaitu Sabil (anak kandung) dan H Imam Yusuf (adik). "Jadi, kami hanya bertanya mengenai pola makan almarhum," kata Direskrim Polda Jawa Barat Kombes Pol Tatang Sumantri. Mobil Mercy B 678 MW yang terparkir di Jl. Raya Cirebon-Kuningan didobrak polisi pada Rabu (11/2/2007). Empat orang di dalam mobil itu ditemukan tewas. Dari keempat orang itu, ada tiga ustad. H Imam Ali, salah satu dari tiga ustad itu merupakan ulama terkenal di Cirebon. Diduga mereka tewas keracunan gas CO. (asy/nrl)


Berita Terkait